Ironis, Kabupaten Taliabu dua tahun sudah mekar, tak punya kantor pemerintahan dan DPRD

oleh -613 views

images(48)Makassar– Kabupaten Taliabu, Provinsi Maluku Utara yang merupakan daerah pemekaran dari Kabupaten Kepulauan Sula (Kabupaten Induk) Tahun 2012, hingga saat ini belum memiliki kantor pemerintahan dan Kantor wakil rakyat (DPRD Taliabu).

Padahal, Taliabu merupakan salahsatu kabupaten yang kaya dengan potensi alam, baik cengkeh, pala, cokelat. Sedang dari segi tambang, daerah yang terletak di Provinsi Maluku Utara ini banyak menghasilkan emas, nikel, silika dan lainnya. Demikian sumberdaya hasil lau juga berlimpah seperti ikan, rumput laut dan lainnya.

Menurut sejumlah mahasiswa yang tengah menyelesaikan study di sejumlah universitas di Kota Makassar, Sulsel, Kabupaten yang memiliki 8 kecamatan dan 74 desa ini dikenal pula sejak pemekaran menenlan anggaran APBD sekitar ratusan miliar rupian. Namun sejumlah pembangunan hinga saat ini mandek.

“Kami sebagai generasi penerus daerah yang tengah berkembang ini merasa heran dengan kinerja pemerintahan Kabupaten Taliabu. Selain belum mempunyai sarana kantor pemerintahan (bupati) dan DPRD, sejumlah pembangunan yang tengah berjalan juga mendek,” jelas salahsatu mahasiswa asal Taliabu yang enggan dijelaskan namanya.

Pembangunan yang menelan anggaran ratusan miliar yang mandek seperti Pembangunan Jembatan layang lintas desa di 8 kecamatan. Demikian pada proyek jalan lintas kecamatan dan kabupaten banyak yang terhenti tanpa sebab.

“Masyarakat di Taliabu juga membutuhkan sarana air bersih dan sarana listrik PLN di sejumlah desa yang belum tersentuh. Mereka butuh kepedulian pemerintah,” tambah aktivis kemahasiswaan itu.

Masyarakat Kabupaten Taliabu sangat menggantungkan harapan ke anggota DPRD Taliabu untuk bisa menyuarakan aspirasi mereka ke pemerintah setempat.

Apalagi, pasca Pilkada Taliabu, PJS Bupati Taliabu Sugeng Harjono hingga masa jabatannya berakhir dinilai belum mampu merealisasikan pembangunan daerah.

Penulis: Zulkifli

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.