Home / Indotimnews / IRT korban curas di Patallassang. Takalar zona rawan begal?

IRT korban curas di Patallassang. Takalar zona rawan begal?

Indotimnews– Kabupaten Takalar saat ini dinilai dalam zona rawan begal. Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya kejadian pembegalan telah dialami seorang Ibu Rumah Tangga (IRT),Fitriani Dg Ngai (26), warga Kelurahan Bajeng Kecamatan Pattallassang Kabupaten Takalar.

Informasi yang dibimpun menyebutkan, saat korban meninggalkan rumah berboncengan dengan anaknya menuju arah selatan, namun di Perjalanan tepatnya di jembatan Kayu Jalan Cor, Pattallassang, korban diapit oleh dua orang pelaku begal yang berboncengan.

Pelaku kejahatan jalanan menghadang korban kemudian langsung memarangi tangan kiri korban yang masih duduk diatas motornya, setelah itu pelaku mengancam korban untuk membunuhnya kalo tidak menyerahkan kendaraannya.

Pelaku kemudian merampas motor korban, setelah itu pelaku kembali mengayunkan parangnya hingga mengenai leher sebelah kiri korban, kemudian pelaku melarikan diri.

Peristiwa nahas ini dibenarkan Kabid Humas Polda Sulsel, Komnes Pol. Dicky Sondany.

“Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka pada jari tangan sebelah kiri dan luka pada bagian leher sebelah kiri dan saat ini korban sementara di rawat di RSUD H. Padjonga Dg. Ngalle, ‘ jelas Kabid Humas Polda Sulsel.

Sementara itu, aktivis Lembaga Cegah Kejahatan (LCKI) Sulsel, A. Baso berharap pada aarat kepolisian agar pelaku kejahatan begal di Takalar ini harus segera ditangkap.

“Ini bisa menjadi sinyal , jika kawasan Kabupaten Takalar masuk dalam zona rawan kejahatan jalanan atau yang ketap disebut begal. Jangan sampai banyak yanh akan menjadi korban kejahatan tersebut, ” terang A. Baso. (*)

loading...