Home / ADVERTORIAL / Isteri Bupati Ajak kaum Ibu Pembentukan Pribadi Wanita Muslimah di Kepulauan Selayar

Isteri Bupati Ajak kaum Ibu Pembentukan Pribadi Wanita Muslimah di Kepulauan Selayar

Selayar– Harapan Besar Andi Dwiyanti Musrifah Basli Ali sebagai Ketua Tim Penggerak Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, Andi Dwiyanti Musrifah Basli Ali menitipkan harapan besar bagi segenap komponen perempuan Selayar untuk dapat menjelma sebagai seorang Wanita Muslimah sejati yang beretika, dan berpkepribadian prima, serta mampu menjadi tauladan dalam segala aspek kehidupan di manapun ia berada.

“Sejatinya seorang wanita muslimah beralahlaq mulia, perempuan Selayar diharapkan mampu memberikan dampak dan pengaruh psikologis yang baik bagi lingkungan kehidupannya,” jelasnya, Rabu (27/12/17), saat membuka rangkaian kegiatan Work shop pengembangan kepribadian Forum Keluarga Anggota (FKA)

Andi Dwiyanti Musrifah Basli Ali menekankan, ibu memegang peran sentral yang sangat penting dalam kehidupan, baik sebagai ibu rumah tangga, pendamping suami, dan mahluk sosial dalam memberikan persembahan yang terbaik bagi perkembangan tumbuh kembang anak, mental, dan kepribadian anak demi untuk mewujudkan masa depan pendidikan anak, sebagai generasi pelanjut pembangunan daerah dan negara.

Di mata seorang Andi Dwiyanti, senyum orang-orang terdekat dalam lingkungan kehidupan keluarga merupakan kebahagiaan tertinggi seorang wanita. Meski harus diakui bahwa untuk memberikan semua itu, wanita seringkali dituntut untuk melakukan pengorbanan dan menghadapi berbagai jenis persoalan serta kendala dalam mewujudkan harapan kehidupan bahagia di lingkungan rumah tangga.

“Karenanya, dibutuhkan perubahan mindset disertai sikap positif seorang wanita yang pantang menyerah, kreatif dan mandiri dalam mendulang kesuksesan di semua sektor kehidupan, baik pribadi, keluarga, maupun di lingkungan organisasi,” tuturnya.

Kedepan kata Andi Dwiyanti, kaum ibu dituntut untuk senantiasa mengup date diri dengan memperbanyak referensi informasi dan mampu meposisikan dirinya sebagai wanita yang memiliki daya kritis yang baik disertai kemampuan memecahkan masalah dan menghadirkan solusi.

“Kaum ibu juga dituntut untuk bisa menyesuaikan diri dan mengkitu setiap bentuk kemajuan tanpa menghilangkan kodrat sebagai seorang ibu rumah tangga, pendamping suami. Dalam posisinya seorang ibu dan pendamping suami di rumah tangga, kaum wanita diminta untiuk membekali dirinya dengan ilmu pengetahuan, dan keterampilan sebagai daya dukung dalam memperlancar tugas suami sebagai pejabat daerah dan atau untuk memenuhi kepentingan pribadi,” ucap Dwiyanti.

Sebagai seorang istri dan sosok ibu yang baik di lingkungan rumah tangga, wanita dituntut untuk mampu mengelola dan memanag keuangan keluarga dengan baik, dan sempurna.
Selain itu, wanita juga harus mampu mengatur kebutuhan terpenting suami , terutama untuk menjaga hubungan baik dalam keluarga, baik suami anak-anak, keluarga besar dan lingkungan kehidupan.

Isteri orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar itu menambahkan, proses pengembangan pribadi membutuhkan waktu, kerja keras, konsistensi, dan kesabaran.

Andi Dwiyanti mengakui, tidak ada jalan instan untuk merancang diri menuju pertumbuhan kepribadian seorang ibu yang unggul dan handal,” terangnya.

Pernyataan ini dilontarkan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Musrifah Basli Ali dalam kesempatan membuka rangkaian kegiatan Work shop pengembangan kepribadian Forum Keluarga Anggota (FKA) DPRD Kepulauan Selayar yang dikerjasamakan dengan YBKI Training Consulting, Makassar.

Kegiatan Work shop pengembangan kepribadian FKA DPRD Kepulauan Selayar diharapkan Andi Dwiyanti Musrifah Basli Ali akan mampu membangun mindset dan pemahaman yang tepat mengenai fungsi, posisi perempuan Indonesia, dan penguasaan keterampilan pendukung bagi aktualisasi peran perempuan di tengah-tengah lingkungan kehidupan masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar. (fadly syarif)

loading...