Jaringan Kemanusiaan gelar Milad Pertama

oleh -344 views

Makassar– Acara Milad Pertama Jaringan Kemanusiaan (JK). Dirangkaikan dengan Dialog Sosial, 20 Desember 2017 yang bertepatan dengan Hari Kesetiakawanan Nasional.

Tidak sedikit undangan di sebar keberbagai komunitas dan organisasi yang bergelut dibidang kemanusiaan ikut meramaikan acara tersebut.

Acara ini tetap berlangsung dengan khidmat ditengah cuaca yang kurang bersahabat di Warkop Pa’De Jl. S. Alauddin Makassar, namun semangat para volunteer JK tetap optimis meski derasnya hujan menghantam itulah volunteer.

Dalam Milad Pertama tersebut salah satu volunteer JK, Indah Ayu Lestari menampilkan puisi tentang kemanusiaan, isi dan makna yang tersirat cukup membungkam serta mebuat tamu undangan bersorak sorai.
Kemudian dilajut dengan Dialaog Kemanusiaan yang dihadiri Narasumber dari Perwakilan BPJS, *Raymond J. Liuw,* Dinas Sosial, *Maghfiran Raiman* dan Anggota DPRD komisi E Provinsi Sul-Sel, A. Muh. Irfan AB.

Dialog tersebut dipandu lansung oleh moderator salah satu volunter JK yang bernama Anwar Ta’le. Ia juga bertindak sebagai Notulen, dialog tersebut berjalan cukup singkat dengan waktu -/+ 4 jam dan melahirkan 11 Pertanyaan yang muncul dari 6 orang penanya dari berbagai perwakilan komunitas dan organisasi yang sempat hadir 9 diantaranya pertanyaan yang berkaitan langsung dengan BPJS Kesehatan dan 3 pertanyaan lain sifatnya umum dalam ruang lingkup sosial kemasyarakatan.

Kesimpulan dari seluruh penjelasan/pemaparan Ke tiga Narasumber, bahwa dalam kondisi sosial, Narasumber mengakui banyaknya kekurangan yang dimiliki oleh pemerintah dalam mengatasi kondisi sosial diantaranya:

1. Tidak adanya filter budaya2 asing yang masuk ke Indonesia sehingga mengakibatkan semakin terkikisnya budaya lokal terutama budaya gotong royong “Westernisasi”. Hal ini berdampak besar bagi kondisi sosial kemasyarakatan.

2. Peningkatan SDM yang belum merata hal ini mempersulit dalam melakukan sosialisasi setiap program-program pemetintah.

3. Prosedur Pelayanan BPJS yang masih di anggap mempersulit masyarakat menengah ke bawah.

4. UU/Regulasi terkait pelayanan Jaminan Kesehatan nasional belum cukup mengatasi kondisi pelayanan jaminan kesehatan.

5. BPJS Belum Mencover bahkan belum mampu menjangkau seluruh Masyarakat di daerah terpencil.

6. Fasilitas Pelayanan BPJS Kesehatan belum sampai ke daerah-daerah dan Pulau-Pulau terpencil yang aksesnya cukup sulit untuk di jangkau baik dalam bentuk tranportasi serta jaringan telekomunikasi.

7. Sinergitas antara Komunitas-komunitas sosial belum terhubung dengan baik.

Maka perlu adanya solusi yang lahir dari beberapa persoalan diatas,

1. Perkuat kembali budaya gotong royong dengan bersama-sama mensosialisasikan dampak bahaya dari arus globalisasi yang merusak kondisi sosial bermasyarakat, (jaringan kemanusiaan di arahkan agar lebih banyak berkomunikasi ke DINSOS agar bisa berbarengan dan mengambil bagian dalam menyelesaikan masalah sosial di sul-sel).

2. “PR Bersama” Pemerintah Daerah-Pemerintah pusat

3. Agar dievaluasi kembali Prosedur pelayanan BPJS.

4. UU / Regulasi Yang dianggap masih belum cukup mengatasi persoalan agar kembali dievaluasi oleh pihak2 berwenang.

5 & 6 Fasilitas belum memadai  (jaringan telekomunikasi, jalur kendaraan dll)

7. Bangun komunikasi yang baik, prosedur setiap kegiatan harus tetap berjalan baik.

Setelah acara dialog tersebut di atas diambil alih oleh MC yang kemudian dilanjut dengan menampilkan Video Slide yang menggambarkan diusia genap satu tahun Jaringan Kemanusiaan dalam pendampingan pasien dari berbagai daerah dan video ucapan selamat Happy Milad yang pertama buat JK dari beberapa klien. (*)

loading...
loading...