Jelang kunjungan Wapres: Forum Mahasiswa se Luwu desak pemekaran Luwu Tengah

oleh -241 views

Indotimnews– Forum Majasiswa se Tanah Luwu bakal mensesak Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI),  agar merespon dan menindak lanjuti tuntu mereka.

Sejumlah element mahasiswa sudah melakukan konsolidasi terkait kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK), di Tanah Luwu yang menamakan dirinya Forum Mahasiswa Se-Tanah Luwu.

“Konsilidasi yang relah dilakukan, Rabu 18 Januari 2016 ini, melibatkan seluruh pengurus pusat mahasiswa yang berdiri di tiap tiap daerah kabupaten dan kota di Tanah Luwu,” ucap Ketua Persatuan Mahasiswa Indonesia Luwu Utara (PP-PEMILAR, Saddam dalam keterangan pernya yang diterima indotimnews.com, Kamis (19/1/17).

Dijelaskan, adapun organisasi yang bergabung adalah  Pengurus Pusat Mahasiswa Luwu Utara (PP-PEMILAR), Pengurus Pusat Mahasiswa Luwu Timur (PP-IPMA LUTIM), Pengurus Pusat Mahasiswa Kota Palopo ( PP-IPMIL KOTA PALOPO), Pengurus Pusat Mahasiswa LUWU ( PP-IPMIL LUWU), Pengurus Pusat Mahasiswa WALENRANG LAMASI (PP-IKPM WALMAS).

“Mahasiswa se Tanah Luwu ini berkumpul dan menyatukan sebuah simpul gerakan yang begitu besar dalam mendorong beberapa rekomendasi yang menurut kajian mereka konsep ini dibangun berdasarkan hasil keputusan rapat mereka yang pada esensi dasarnya ialah merupakan sebuah kebutuhan dasar dan sangat urgen mengenai jeritan kesengsaraan rakyat tanah Luwu Secara keseluruhan dalam kurun waktu yang sudah begitu lama,” lanjutnya.

Dijelaskan, dalam Agenda kehadiran Wapres di Tanah Luwu ini untuk mengahadiri hari besar sebuah momentum bersejarah rakyat tanah luwu dalam mengusir kolonial penjajah 23 januari 1946 dan sampai bergabungnya Kerajaan Tanah Luwu dalam NKRI, perlawanan rakyat Luwu setiap tahunnya diperingati rakyat dan pemerintah se tanah luwu sebagai bagian dari penghormatan atas jasa jasa para pahlawan mereka terutama Pahlawan Nasional dari tanah Luwu Andi Djemma.

Diketahui,  pada tanggal 23 Januari nanti dan akan diperingati di kota Belopa Kabupaten Luwu.

“Mengenai kedatangan orang kedua Republik Indonesia ini kami dari Forum mahasiswa se tanah Luwu meminta empat poin tuntutan kami dipenuhi yang menjadi kebutuhan rakyat di Tanah Luwu,” jelas Saddam.

Point yang dimaksudkan adalah;
1. Pemekaran DOB kabupaten Luwu Tengah yang secara syarat administrasi sudah sangat layak untuk dimekarkan dan bahkan sejak saman kepemimpinan presiden SBY rekomendasi pemekaran DOB LUWU TENGAH sudah ada juga sangat gencar di bahas di DPR RI namun dua tahun terakhir ini apa yang menjadi cita cita dan harapan rakyat WALENRANG LAMASI itu sirna dan terlupakan oleh pemerintah pusat ditambah lagi Wakil Presiden RI bapak Jusuf Kalla merupakan Ketua pemekaran DOB di Indonesia.
2. Rekomendasi penegrian Kampus Universitas Andi Djemma Palopo harusnya segera dilakanakan dan dituntaskan dimana kampus negri yang menjadi kebutuhan utama dalam pembangunan sumber daya manusia masyarkat tanah luwu,

3. meminta pendirian balai besar pengelolaan daerah aliran sungai tanah Luwu (BPDAS Tanah Luwu) sendiri melihat beberapa daerah aliran sungai besar yang ada di tanah luwu yang kerap kali terjadi bencana banjir yang hampir melanda seluruh wilayah tanah luwu secara keseluruhan.

4. Mendesak wakil presiden untuk membangun pabrik beras berskala beras karena tak bisa pula kita pungkiri salah satu sumber penghasil beras terbesar itu ada di tanah luwu yang kiranya sebuah solusi untuk kesejahteraan petani dan juga rakyat luwu.
“Dalam Empat Poin tuntutan kami diatas agar pula menjadi dorongan dan kerja sama antara Forum mahasiswa se tanah luwu dengan Bupati, Wali kota se tanah Luwu beserta Kedatuan hingga menajdi rekomendasi untuk wakil presiden RI agar dievaluasi dan diakomodir dengan tuntas,” tegasnya.

Apa bila tuntutan mahasiswa dari Tanah Luwu tersebut tidak dipenuhi dan tidak direspon oleh wapres dalam dekat ini mereka mengancam akan melakuka aksi boikot kedatangan wapres. (*)

loading...
loading...