Home / ADVERTORIAL / Jelang Puncak Hari Bhakti Kemenag ke-72, Kemenag Sulsel gelar tabur bunga di TMP Panaikang

Jelang Puncak Hari Bhakti Kemenag ke-72, Kemenag Sulsel gelar tabur bunga di TMP Panaikang

Makassar– Ratusan Aparatur yang terdiri dari Para Pejabat (Kepala Bidang, Ka.Kankemenag Kab/Kota se-Sulsel) dan ASN Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulsel Beserta Jajarannya, Kepala Balai Diklat dan Litbang Keagamaan serta UPT Asrama haji Makassar, termasuk Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag se-Sulsel Pagi Hari ini, Selasa, (2/2/18), melaksanakan Ziarah dan Tabur Bungan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang Makassar.

Kekanwil Kemenag Sulsel, Dr. H. Abd. Wahid Thahir, M.Ag Menyampaikan bahwa Ziarah ke TMP merupakan Agenda rutin Aparatur Kemenag Sulsel setiap jelang memperingati Hari Amal Bhakti Kemenag . Dimana puncaknya Hari Lahir Kemenag ke-72 jatuh pada 3 Januari 2018 besok, dan Akan dilaksanakan acaranya di Gedung Balai Manunggal TNI Jend. M. Jusuf Jalan jenderal Sudirman Makassar.

“Aparatur di Kemenag harus senantiasa mengingat dan mengenang Jasa dan pengorbanan Para Pahlawan yang telah berjuang demi Kemerdekaan Republik Indonesia, terkhusus kepada Para Pahlawan yang telah ikhlas berjuang untuk Keberadaan dan eksistensi Kementerian Agama,termasuk di Sulsel ini” ujar H. Abd. Wahid Tahir.

Menurutnya, tanpa perjuangan pahlawan, Indonesia tidak akan merdeka, dan tanpa kemerdekaan Republik Indonesia , Kemenag tidak akan hadir di tengah rakyat Indonesia. Dan tanpa Kemenag, salah satu pilar utama pembangunan tidak akan terwujud. “Pembangunan Manusia Indonesia seutuhnya termasuk di dalamnya pembangunan bidang keagamaan,” Lanjut Ketua Forum Ka. Kanwil Kemenag se-Indonesia Ini.

Beliau juga menuturkan, Kemenag telah memberikan andil positif dalam sejarah perjuangan dan pembangunan bangsa. Kemenag banyak berperan dalam pembangunan moralitas dan religiusitas rakyat Indonesia. Nilai moral dan religiusitas, kata Ka. Kanwil, sangat diperlukan bagi bangsa Indonesia dalam mewujudkan rasa aman, damai dan penghargaan terhadap perbedaan atau kebhinekaan di Indonesia.

Abd. Wahid Thahir menambahkan, negara maju dapat diukur dari peningkatan pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Pembangunan dan peningkatan kesejahteraan bisa diraih dengan rasa aman dan damai dalam bingkai kemajemukan. “Rasa aman dan damai itu bisa hadir ketika Kita mampu memberikan pelayanan yang maksimal berdasarkan nilai religiusitas dan moralitas manusianya bisa dihadirkan secara bersih. Disinilah peran kementerian agama menghadirkan itu di tengah bangsa dan rakyat kita,Maka Tidak salah jika di hari ulang tahunnya yang ke 72 ini, Kemenag mengambil tema Tebarkanlah Kedamaian dan Motto Bersih Melayani” Jelas Ka.Kanwil

Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Panaikang ini diawali dengan Pelaksanaan Upacara dan hening cipta yang tahun ini dipercayakan kepada Kepala Balai Diklat Keagamaan Makassar DR. Hj. Musyarrafah Amin, S.Sos, M.Si. selaku inspektur Upacara. (wrd)

loading...