Jendela Indotimnews: ERI Jadi Legitimasi Keabsahan Kepemilikan Asal Usul Kendaraan Bermotor

oleh -476 views

ERI (electronic regident) adalah sistem pendataan di bidang registrasi dan identifikasi secara electronik yang dikerjakan pada bagian BPKB sebagai landasan legitimasi keabsahan kepemilikan asal usul kendaraan bermotor.

Legitimasi keabsahan asal-usul kendaraan bermotor memang bukan hanya ditangani pihak kepolisian saja tetapi berkaitan dengan Bea Cukai, Departemen Perindustrian, Departemen Perhubungan dan dealer. Namun untuk mendapatkan legitimasi diperlukan catatan kepolisian dengan verifikasi dokumen + cek fisik kendaraan bermotor.

Pada cek fisik kendaraan bermotor mencakup fisik kendaraan bermotor sacara umum, transmisi, dan emisi gas buang. Verifikasi dokumen dilakukan untuk pelayanan keamanan dan cek fisik untuk pelayanan keselamatan.

Untuk legitimasi pengoperasionalan kendaraan bermotor di jalan raya ditangani pada bagan STNK +TNKB. TNKB dapat dibangun melalui ANPR (automatic number plate recognation). STNK+TNKB berkaitan dengan penegakkan hukum di bidang lalu lintas. STNK dapat dijadikan bukti kepemilikan kan kendaraan bermotor, juga alat bukti yang disita sebagai upaya paksa.

Dari data base kendaraan yang dibangun secara elektronik akan mendukung dengan proses penegakkan hukum dan bisa dikaitkan dengan perpanjangan SIM, perlindungan, pelayanan publik, juga dan forensik kepolisian.

Dari ERI ini dapat dikembangkan menjadi program-program pembatasan pengoperasionalan kenderaan bermotor sepeti ERP: electronic road pricing, ETC: electronic toll collect, e-parking, e-banking (bisa menerobos/memangkas birokrasi Samsat) dan ELE: electronic law enforcement

data kendaraan bermotor ini pada bagian BPKB berfungsi untuk mendukung:

1. Forensik kepolisian

Merupakan sistem data yang mendukung penegakan hukum. Kaitan dengan pembuktian tindak pidana pada fungsi penyidikan

2. Fungsi kontrol atau gakkum

Data kendaraan bermotor yang dilengkapi dengan sistem on board unit (OBU), RFID, QR, pada sistem ANPR (automatic number plates recognation) bagi terdukungnya program ETLE (electronic traffic law enforcement)

3. Memberikan jaminan legitimasi operasional

Mengoperasionalkan kendaraan bermotor di jalan raya perlu ada legitimasinya yang terkait sistem STNK maupun TNKB (tanda nomor kendaraan bermotor), yang didukung dengan sistem ANPR sistem pada SSC (safety and security system) dan Intan (intellegence traffic analysis).

4. Jaminan pelayanan prima kepolisian

Pelayanan yang cepat, tepat, akurat, transparan, akuntabel, informatif, dan mudah diakses pada one gate system yang didukung big data system.

Nah, Kekuatan regident kendaraan bermotor ada pada sistem data yang dinamakan ERI atau electronic registration and identification yang terkoneksi pada STNK dan TNKB, serta Gakkum sehingga dapat mendukung program road safety dengan adanya sistem ANPR, traffic attitude record atau TAR dan program de merit point system, ETLE, ERP (electronic road pricing) atau jalan berbayar, E parking, electronic toll colecting atau ETC, E samsat, dan E banking.

Regident kendaraan bermotor yang dibangun melalui ERI menjadi pilar dalam program road safety untuk mewujudkan dan memelihara lalu lintas yg aman selamat tertib dan lancar, meningkatkan kualitas keselamatan, menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan, membangun budaya tertib berlalu lintas, dan memberikan pelayanan prima dalam one gate system.

Semoga Bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan kita! (“)

loading...
loading...