Home / EKOBIS / Kadis Perdastri Gowa Pantau Harga Kebutuhan bahan Pokok

Kadis Perdastri Gowa Pantau Harga Kebutuhan bahan Pokok

GOWA– Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdastri) Kabupaten Gowa Andi Sura Suaib. terjung langsung melakukan pemantauan harga sembilan bahan pokok (Sembako) di pasar Induk Minasamaupa, bersama dengan Tim Satgas Pangan Polres Gowa Sungguminasa, Kamis (17/5/2018) pagi.

Kepala Disperdastri Kabupaten Gowa, Andi Sura Suaib mengatakan, dari hasil pantauannya dipasar Induk Minasamaupa, ada sebagian harga kebutuhan yang mulai naik. Seperti pada ayam, harga sebemumnya cuma Rp 23.000/Kg, saat ini sudah naik menjadi Rp 26.000/Kg nya.

“Dari hasil pantauan kami, sudah ada yang naik namun masih dibawah 10 persen, ini masih wajar. Mudah-mudahan ini hanya tren kenaikan, namun bukan karena kekurangan stok,” ucap Andi Sura,

Lebih Lanjut Mantan Camat Patallassang ini juga menjelaskan untuk harga Bawang merah dan bawang putih harganya juga masih stabil, yang naik hanyalah wortel, namun tidak signifikan hanya berkisar Rp 500 rupiah hingga Rp 700 rupiah saja.

Untuk mengantisipasi kedepannya kata Andi Sura, pihaknya akan menjadwalkan pemantauan harga Sembako setiap minggunya disejumlah pasar. Dan jika ditemukan ada bahan pokok yang harganya melonjak diatas kewajaran, maka sesuai instruksi Bupati Gowa pihaknya akan melakukan intervensi dengan dilakukan Operasi pasar atau dilakukan evaluasi.

“Hasil dari High level meeting dua hari lalu, bapak bupati sendiri mengatakan jika kenaikan harga hanya 10 persen, maka dikatakan masih dalam hal yang wajar, karena sekali lagi ini adalah tren setiap kali menginjak bulan ramadan, jika kenaikannya sudah diatas 20 persen, baru akan kita lakukan operasi pasar,” jelasnya

Sejauh ini kata Andi Sura belum ada keluhan atau infirmasi dari masyarakat akan kenaikan harga yang meroket. Dan jika ada kepanikan dan banyak pengaduan masuk terkait kenaikan harga ini, maka Disperdastri telah menyiapkan tempat pengaduan untuk masyarakat yang mengeluh jika kenaikan harga bahan pokok melonjak drastis.

Laporan Fandi

loading...