Kajari Takalar: Tak pandang bulu tuntut pelaku korupsi

oleh -210 views

_20160320_205107Takalar–  Sejak menjabat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Takalar, H.Feritas,SH.M.Hum,M menetapkan sejumlah  Skala prioritas yang  diprogramkan untuk pembangunan dan penegakan hukum, khususnya pemebrantasan kejahatan korupsi, penyalahgunaan Narkoba dan sejumlah perkara lainnya.

Dalam menindaklanjuti amanat Inpres no 1.thn 2010 dalam penuntasan perkara korupsi,  Kejaksaan Negeri (Kejari), Takalar Giat dan.tanggap melakukan penyidikan dan oroses penuntutan perkara tindak pidana korupsi tanpa Pandang bulu dan tanpa ragu ragu melakukan upaya penegakan hukum dan pengembalian kerugian keuangan Negara serta aset negara.

Menurut Kajari Takalar, demikia halnya pada pelaksanaan eksekusi dilakukan secara cepat ,penanganan pengembalian kerugian keunagan negara, memberi perlindungan Hukum bagi pelapor dan saksi pelaku yang bekerjasama (Whistle Blower atau Justice Collabolators) dalam pengungkapan tindak pidana korupsi.

“Kamipun sudah mengirim jaksa jaksa untuk mengikuti diklat pendidikan dan pelatihan dlm rangka penanganan perkara tindak pidana korupsi. Adapun langkah langkah yang saya tekankan kepada para jaksa dilingkup Kejari Takalar yakni melakukan pengawasan melekat (waskat ) maupun pengawasan fungsional (wasnal) kepada para jaksa harus benar benar serius dalam menangani perkara hingga menyelesaikan.hingga tuntas atau tepat,” jelas H.Feritas, belum lama ini.

Menyinggung persoalan penyelesaian sejumlah kasus, baik korupsi maupun perkara pidana lainnya,  jaksa wajib memiliki ethos kerja yang tinggi dan bertanggungjawab. iapun telah menekankan,  siapapun yang terbukti bersalah harus diproses secara hukum dan tak akan membeda bedakan (Diskriminasi).

“Berbagai perkara penting yang kini ditangani oleh Kejari Takalar diantarannya kasus Korupsi dan  tidak tanggung tanggung telah menyeret berbagai profesi mulai dari tingkatan kepala desa,kepala. kepala sekolah, LSM, wartawan, kontraktor, direktur rumah sakit hingga kepala dinas,” papar Kajari Takalar.

Lanjut H. Feritas, ada beberapa kasus tipikor yang telah berhasil diselesaikan seperti kasus pengadaan kapal dan telah menetapkan 4 orang tersangka. kasus pengadaan sapi1  tersangka, kasus pembangunan pasar sentral 4 tersangka ,dan kasus proyek pemecah ombak dan Anjungan Lamangkia 7 orang tersangka, kasus sengketa tanah dengan menetapkankepala desa sebagai tersangka, kasus dana Bos menyeret kepala sekolah sebagai tersangka.

Diketahui bahwa, pria kelahiran Bukit Tinggi Sumatra Barat Tgl 26 Feb 1969 , dianggap berhasil memimpin Kejari Takalar selama 5 Tahun Terakhir. Kasus korupsi yang telah diselesaikan sementara dalam Tahun 2016 dan penanganan kasus yang masih bergulir seperti tempatan perahu di dinas perikanan, bantuan dana hibah pada dinas pertanian,Mark Up perjalanan Dinas Dan Bimbingan Tehnis oleh Anggota DPRD Takalar thn 2014.

Kinerjanyapun diapresiasi oleh organisasi masyarakat (Ormas) setempat. seperti FORUM RAKYAT TAKALAR yang  dikoordinir Abdul Rauf mendukung kasus pengusutan Surat Perjalanan Dinas (SPD) yang diindikasi fiktif yang diduga melibatkan  30 anggota DPRD Takalar untuk anggaran.APBD Tahun 2012_2013.
Laporan: Ida Safrida

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.