Kapolda Sulselbar akan disambut aksi jalanan Aktivis GALAK

oleh -243 views

PhotoGrid_1461233037564Makassar– Pasca pelantikan kapolda baru Sulselbar dan sejumlah kapolda lainnya, Kamis siang 21 April 2016, di Mabes Polri oleh Kapolri, jenderal Polisi Badrodin Haiti, publik di Sulselbar berharap, penegakan supermasi hukum kian ditingkatkan.

Nah, Gabungan Aktivis Lintas Kampus (GALAK) Sulawesi Selatan. Focus Grub Discusian FGD, meminta ketegasan dan komitmen, Kapolda Sulselbar, Irjen Pol. Anton Charliyan, untuk menyelesaikan sejumlah persoalan hukjum yang hingga saat ini belum terselesaikan, sepenimggalan Kapolda Sulselbar sebelumnya.

“Hasil Focus Grub Discusian FGD dan kajian kami dari lembaga Kampus dan lembaga pergerakan serta Penggiat Kebijakan Public di Sulawesi Selatan  Belum berjalannya Program Kapolda Sebelumnya.di mana sikap dalam melayani masyarakat dalam pelayanan intitusi kepolisian dan tidak sesuai amanah jendral Hoegen yaitu Tribarata.di mana kita mengukur Implementasi Kebijakan Kapolda Sebelumnya,” ucap Presidium GALAK, Arul dalam rilisnya yang diterima indotimnews.com, Kamis sore (21/4).

Arul menjelaskan, secara logika, tidak mungkin memberantas Kejahatan Jalalan,ketika personil kepolisian sendiri menjadi korban begal,tidak mungkin memberantas Korupsi kalau di pelayanan kepolisian ada Pungli,di mana bisa memberantas Narkoba kalau Oknum sendiri yang menjadi bandar Narkoba.

“Tidak perlulah Acara Sambutan meriah ketika Program kerja belum berjalan.justru kami akan menyambut dengan cara kami yaitu Aksi Parlemen Jalanan di hari peringatan 18 Tahun April makassar berdarah (AMARAH),” ungkap Arul.

Sementara itu, Ucu Mattawang, salahsatu aktivis yang dikenal banyak menggugat kebijakan pemerintah maupun kepolisian, bersama aktivis lainnya, kami menantang Kapolda Sulselbar yang baru saja di lantik untuk membuat gebrakan Bersih Bersih, khususnya berbagai pelanggaran Internal kepolisian itu sendiri.

Editor: Zulkifli M

 

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.