Kapolda Sulselbar bakal berganti lagi, kematian Djaniba Tahun 2008 hingga saat ini belum terungkap, mengapa?

oleh -278 views
Almarhumah Hj. Djaniba
Almarhumah Hj. Djaniba

Makassar– Misteri kematian karyawati Bank Indonesia (BI) Makassar, Hj. Djaniba Werang 4 Juli 2008 silam, hingga kini masi menjadi sejarah buram bagi penegakan hukum di Sulsel. Baik keluarga mendian maupun para aktivis yang kerap berteriak lantang agar kasus ini diungkap pihak kepolisian, masih dibelenggu penantian panjang.

Betel, salahsatu aktivis senior yang mengawal kasus pembunuhan tak berujung penegakan hukum tersebut, mmenyesalkan tindakan pihak kepolisian yang dianggapnya tak pernah serius mengungkap dalang kematian Djaniba, namun ketika itu menetapkan tersangka Su penjaga lift BI Makassar.

“Waktu yang cukup lama 8 tahun, kasus pembunuhan Djaniba belum terungkap hingga saat ini. Sejak itu Kapolda Sulselbar Irjen Pol. Sisno Adiwinoto hingga Irjen Pol. Pudji Hartanto Iskandar tak mampu mengungkap misteri kematian tersebut. jadi kami mempertanyakan mengapa kasus tersebut didiamkan,” ungkap Betel, aktivis yang dikenal dengan khas pakaian muslimnya tersebut, Minggu (3/4).

Menurutnya, pihak keluarga korban dan publik hingga saat ini kecewa disebabkan, pihak kepolisian belum pernah menjelaskan apa yang menjadi kendala pengungkapan kematian Djaniba. Iapun menduka, persoalan ini sengaja ditutup-tutupi dan terkesan pelaku dan dalang sulit terungkap.

“Saya berharap kapolda yang akan menjabat pengganti Irjen Pol. Pudji Hartanto, bisa membuktikan jika pihak kepolisian mampu mengungkap kasus Djaniba. kamipun akan turun jalan meneriakkan hal tersebut,” ucap Betel.

Ini catatan misteri Djaniba yang dikutip dari berbagai sumber:

Peristiwa ini, 4 Juli 2008, ruangan lantai 2 gedung Bank Indonesia Cabang Makassar di jalan Jendral Soedirman kosong melompong. Semua karyawan berkumpul di ruangan di lantai lain untuk mengikuti sebuah acara.

Di ruangan lantai 2 yang kosong melompong itulah terjadi tindakan penganiayaan. Akuntan BI, Hj. Djaniba Werang (52 tahun), dianiaya oleh beberapa orang yang juga merupakan karyawan BI. Tubuh Djaniba yang sudah dipenuhi lebam dan memar kemudian dibuang ke bawah kotak lift melalui pintu lift yang dibuka dengan kunci.

Ketika itu, Djaniba sempat memberontak, tapi dia tak berdaya. Alat CCTV merekam semua kejadian tersebut. DI LUAR gedung BI, Djasmin menunggu. Dia memang biasa menjemput kakaknya Djaniba saat jam pulang kerja. Namun, penungguannya kali ini berujung resah, sebab sang kakak yang ditunggu-tunggu ‘tak jua muncul.Djasmin khawatir.

Hingga malam telah larut, Djaniba ‘tak jua muncul, Djasmin pun memutuskan untuk mencari kakaknya ke dalam gedung BI. Ditemani pihak keamanan, Djasmin menyusuri setiap sudut ruangan, termasuk di lantai 2 di ruangan kerja kakaknya.

Di tengah pencarian itu, Djasmin mendengar suara rintihan yang sumbernya berasal dari dalam pintu lift. Pintu lift pun dibuka untuk membenarkan sumber suara rintihan itu.

Akhirnya, tubuh Djaniba ditemukan terbaring lemah di bawah kotak lift sekira pukul 02.00 dini hari. Tubuh Djaniba kemudian diangkat lalu dilarikan ke rumah sakit terdekat, RS Akademis. Djaniba langsung dirawat intensif di ruangan ICCU.

Editor: Zulkifli Malik

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.