Home / Indotimnews / Kapolri harap Pilkada serentak tidak mengorbankan dan mengoyakkan nilai kebangsaan

Kapolri harap Pilkada serentak tidak mengorbankan dan mengoyakkan nilai kebangsaan

Indotimnews– Kapolri Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian berharap, Pilkada Serentak 2018 berjalan lancar, aman.

Harapan Kapolri, para calon, parpol pendukung, tidak menggunakan cara-cara negatif dalam persaingan pilkada.

“Saya tidak bisa berpandangan negatif ke teman-teman politisi. Tapi kadang-kadang politik itu sendiri kekuasaan, bagaimana kekuatan atau mempertahankan kuasa,” imbuhnya.

“Kita harapkan kuasa itu dilakukan (sampai) jangan sampai mengorbankan dan mengoyak kebangsaan kita,” kata Tito setelah menjadi pembicara di Apel Danrem dan Dandim se-Indonesia di Secapa AD, Jalan Hegarmanah, Kota Bandung, Jabar, Senin (27/11).

Menurut jenderal bintang empat bergelar profesor ini, menghalalkan segala cara untuk memenangi pilkada sangat berisiko. Berpotensi memecah bangsa.

“Akhirnya muncul ribut, ada yang meninggal. Pengalaman Ambon jangan sampai terulang lagi. Itu nggak bisa terjadi, “tegasnya.

Mantan Kapolda Papua ini berharap, para calon, termasuk parpol pendukung, diminta menggunakan cara-cara bijak saat pilkada.

“Jangan halalkan segala cara. Jangan gunakan isu-isu positif. Jual kampanye program yang bisa dicerna masyarakat, “kata Tito Karnavian.

Khusus untuk pengamanan, Kapolri dijamin sinergi Polri dengan TNI. Polri dan TNI harus bermitra dengan keamanan pilkada.

“Polri sudah saya per perintah untuk membangun sinergi yang positif dengan teman-teman TNI Kita akan menghadapi pilkada dan pilpres. Oleh karena itu, TNI dan Polri harus solid. TNI bukan kompetitor, tapi mitra yang paling utama,” ujarnya. (Detikperistiwa)

loading...