Kapolri: Kecelakaan lalulintas mobil Kostrad Kariango terjadi saat buru kelompok teroris

oleh -205 views

IMG_20151117_132453Makassar– Simpang siurnya informasi terkait apa tugas prajurit saat kecelakaan lalu lintas rombongan Kostrad 433/Js di Kabupaten Poso terkuak. Kapolri Jenderal Pol Badroddin Haiti mengungkap, lima prajurit TNI tewas dan 16 orang luka-luka dalam misi pengejaran kelompok teroris Jaringan Santoso (Operasi Camar Maleo).

Badroddin mengemukakan, kecelakaan lalu lintas yang terjadi saat tugas pengejaran kelompok Santoso tersebut, masih menjadi tanggung jawabnya karena masih berada pada ranah tertib sipil.

“Saya ikut berduka karena gugurnya 5 orang prajurit dalam operasi camar maleo dengan misi pengejaran terhadap kelompok Santoso,” terang Badroddin.

Badroddin juga mengajak seluruh prajurit Kostrad Kariango untuk tidak lengah dalam mengawasi segala bentuk gerakan dari terorisme jaringan Santoso diwilayah Sulawesi.

“Kalau Polri dan TNI lengah, maka teroris semakin gencar melakukan aksinya. Tapi kalau ruang gerak mereka sempit, semakin mudah kita meringkus mereka,” sesumbar Badroddin,seperti dilansir beritakotaonline.com.

Dia berharap, sinergitas antara TNI dan Polri dalam menjaring para kelompok teroris secara terus menerus terbangun dengan baik.

“Kalau anggota TNI punya informasi tentang gerak gerik kelompok teroris sampaikan segera kepada Polri untuk segera ditindak lanjuti,” terangnya.

Editor: Ana

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.