Home / Indotimnews / Kasatlantas Polrestabes Makassar: Manajemen rekayasa lalu lintas butuh penanganan segera

Kasatlantas Polrestabes Makassar: Manajemen rekayasa lalu lintas butuh penanganan segera

Indotimnews– Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar mengadakan rapat kordinasi terkait penanganan masalah lalu lintas dan angkutan jalan di wilayah Mamminasata di ruang rapat Kantor Dinas Perhubungan Kota Makassar, Selasa, (17/10/17).

Makassar sebagai tumpuan pergerakan di Mamminasata dengan jumlah penduduk 1,7 juta jiwa, pemandangan kemacetan bukanlah hal yang baru.

Saat ini beberapa ruas jalan sesak dijejali kendaraan bermotor roda 4 ditambah angkutan bentor dan roda dua yg menambah padat dan tak jarang berujung pada kemacetan, ditambah kurang efektifnya manajemen rekayasa lalu lintas yang ada. Bayangkan saja jumlah kendaraan baru pertahun kurang lebih 1.4 juta pertahun.

Kompol Masalauddin Kasatlantas Polrestabes Makasaar mengatakan manajemen rekayasa lalu lintas butuh penanganan segera.

“Lihat saja dari pertigaan Tello sampai Taman Makam Pahlawan ada 11 bukaan, ini semua menambah potensi kemacetan dan hadirnya pak ogah,”uajrnya.

Rapat penanganan masalah lalu lintas di Kota Makassar yang diinisiasi oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar dan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wil.XIX Sulselbar adalah salah satu upaya memetakan permasalahan yang bersifat mendesak mengingat kemacetan setiap hari tidak bisa lagi terhindarkan.

Gagasan pembentukan Forbes Sipakatau yg diamini peserta rapat diharapkan akan menjadi wadah komunikasi antara pemangku kepentingan untuk bisa secara cepat melakukan penanganan permasalahan lalu lintas khususnya di Kota Makassar.

Benny., Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wil. XIX Sulselbar mengatakan bahwa Forum ini adalah wadah untuk kita bertemu, selama ini sudah ada Forum Lalu lintas, tapi untuk lebih mengefektifkan dan mendorong penanganan kita coba rangkul semua stakeholeder baik pusat, provinsi dan daerah.

Kadishub Kota Makassar. Mario menyambut baik dan berharap melalui forbes Sipakatau ini bisa lebih mendorong penanganan lalu lintas. Saat ini kami sudah sepakat untuk turun bersama sama dilapangan, dan kalau tidak berhalangan pak kabalai besok kita sudah akan action di jalan AP. Pettarani dan Jl. Hertasning.

“Kan daerah ini setiap hari padat dan macet, bukaan (U turn) yg terlalu banyak dan banyak pak ogah, kami sudah sepakat untuk turun dan melihat mana bukaan yg harus kita tutup,” ujar Mario, Kadishub Kota Makassar.

Forum bersama ini dimaksudkan sebagai forum komunikasi antara pemangku jabatan untuk membahas dan menyelesaikan permasalahan lalu lintas dan angkutan jalan di wilayah mamminasata, dengan tujuan untuk menyelesaiakan berbagai permasalahan lalu lintas baik yang bersifat jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang berdasarkan kewenangan dan tanggung jawab untuk mewujudkan trasportasi perkotaan yang elegan dan humanis.

Adapun kesepakatan yang dilahirkan dalam forum ini, membuat forum bersama(Forbes) dengan nama Forbes sipakatau, selektif menyelesaiakan persoalan lalu lintas yang trjadi di mamminasata, dalam hal penanganan permasalahan lalu lintas dan angkutan jalan membutuhkan anggaran.

forbes merekomedasikan kepada masing- masing stakeholder yang akan melaksanakan dan atau menganggarakan berdasarkan ketentuan yang berlaku, setiap penanganan permasalahan lalu lintas dan angkutan jalan, maka setiap unsur pemangku kepentingan (stakeholder) secara bersama sama ikut terlibat baik dalam bentuk forum pertemuan maupum tindak lanjut penaganan di lapangan, melakukqn pengawsan bersama terhadap hasil kesepakatan penanganan permasalahan lalu lintas dan angkutan jalan yang menjadi kesepakatan forbes dalam bentuk rekomendsi penanganan kepada pemerintah pusat,pemerintah provinsi,dan pemerintah daerah.

Laporan: Wawan

loading...