Kaum perempuan di Balikpapan gusar, akibat para pelaku jambret

oleh -218 views

images(4)Balikpapan– Pencurian kekerasan (curas) seperti jambret sepertinya sulit hilang. Bahkan, belakangan pelaku menyasar perempuan. Ini berdasarkan laporan yang diterima Polres Balikpapan. Korban diketahui dijambret saat mengendarai sepeda motor.

Sasarannya benda berharga ditaruh dalam bagasi depan motor serta tas. Mereka beraksi menguntit calon korban. Saat, kondisi sepi, mereka memepet dan mengambil paksa tas atau benda berharga dalam dasbor depan. “Satu baru terungkap, ini masih penggalian informasi, apakah mereka ini sindikat atau bukan,” sebut Kapolres Balikpapan AKBP Andi Azis Nizar.

Salah satu upaya yang sedang berjalan, yakni Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) menginventarisasi para pelaku curas yang telah bebas menjalani hukuman di rumah tahanan (Rutan) Balikpapan.

Sebab, analisis polisi, tidak menutup kemungkinan, para pelaku yang sudah bebas ini beraksi kembali. “Semua upaya kami lakukan untuk mengungkap kasus kejahatan jalanan di Kaltim, termasuk Balikpapan,” terang Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Fajar Setiawan.

Dugaan ini, setelah ada beberapa informasi mengarah pada pelaku yang sebelumnya pernah ditangkap Subdit Jatanras Ditkrimum Polda Kaltim. Selain upaya menghimpun informasi, jajaran Polres dan Polsek juga membentuk tim yang khusus berada di lapangan bertugas patroli baik siang dan malam.

Kenapa selalu perempuan jadi sasaran? “Karena mereka mengira, perempuan lebih mudah, tidak melakukan perlawanan. Selain itu adanya aksesori perhiasan berlebihan mengundang pelaku beraksi,” urainya.

Fajar mengimbau, jika mengendarai sepeda motor, sebisa mungkin tas jangan asal ditaruh di bagasi depan motor. Bila sudah larut malam, lebih aman tidak melewati jalanan gelap dan sepi.

Diketahui, Senin (20/7) siang lalu, polisi menciduk Rama (25) dan Agung Reza (19) yang menjambret Sumarniasih di Jalan Yos Sudarso menuju GPIB Maranatha. Setelah memepet korban, pelaku mengendarai motor Jupiter MX ini langsung merampas dompet Sumarniasih yang berisikan uang tunai Rp 1,5 juta dan satu unit smartphone yang diletakkan di dasbor motor.

Setelah pulang dari melapor ke Polres Balikpapan dan kembali menuju rumah, ia melihat motor pelaku terparkir di depan warnet di daerah Gunung Kawi. Korban lapor lagi kemudian sore harinya polisi meringkusnya.

(kaltim pos)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.