Kebenaran Data CPNS K II Kemenag Makassar: Ada di Daftar Gaji 2005. Kepala Kantor Jangan Bungkam (Bag.4)

oleh -433 views

IMG_20140815_145933-1Makassar– Sejumlah aktifis kemahasiswaan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) meminta Jika Perlu Kemenag RI Batalkan Data CPNS K II 2014 Kemenag Makassar. Pasalnya, kepala kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Makassar, dinilai menyembunyikan keaslian data sebenarnya.

“Kepala Kantor Kemenag Makassar, harus transparan dengan kebenaran data CPNS K II. Kamipun menduga ada pendongkrakan data. Buktinya, yang dinyatakan lolos K II hampir semua kolega maupun keluarga PNS di kantor ini,” ucap H. Irhamsay, Ketua Komisariat Daerah Lembaga Misi Reclasering Republik Indonesia (Komda LMRRI) Makassar, Jum’at (15/8/2014).

Hal senada juga dijelaskan, Koordinator Gerakan Penyelamat Uang Negara (Gempur), Andi Ramlan, bahwa pihak Kanwil Kemenag dan Kemenag RI, Badan Kepegawaian, institusi terkait secepatnya meninjau kembali pendataan CPNS K II Kemenag Makassar.

“Menhyeruaknya data ‘karbitan’
CPNS K II di kantor ini, akan membuktikan bahwa kian bobroknya administrasi penerimaan PNS di kubuh kementrian agama,” cetus Koorninator koalisi mahasiswa yang tergabung dalam Gempur.

Sementara itu hasil pantauan indotimnews.com, data verifikasi yang sudah berjalan di Kemenag RI, ditengarai keras data tak wajar. Artinya, sekitar 80 honorer K II yang tak lama lagi menyandang status Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini diduga data karbitan yang direkayasa pihak administrasi Kemenag Makassar bahkan diduga menggunakan data lama Tahun 2005. Merekapun diprediksi data lama ditempeli dengan nama-nama CPNS K II Kemenag Makassar.

Sekedar menambahkan saja, yang paling terpenting dalam melakukan pembuktian keaslian data tersebut seenarnya tidaklah sulit.

“Kalau mau buktikan mereka menggunakan data karbitan, pihak Kepala Kantor Kemenag Makassar buka data penggajian Honorer Tahun 2005. Maka diyakini, hampir semua CPNS K II ini menggunakan data karbitan. Tidak terdaftar pada pemberian honor yang menggunakan anggaran APBN,” pungkas sumber layak percaya media ini yang meminta tidak dijelaskan identitasnya.

Anehnya lagi, sejumlah awak media yang berupaya menemui ataupun melakukan konfirmasi ke Kepala kantor Kemenag Makassar, Isnan, termat sulit ditemui. Bahkan bila nomor telepon selularnya dihungi enggan diterima. (Zulkifli) Bersambung!

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.