Kelurahan Kalebajeng Adakan Sosialisasi Pencegahan Penyakit Menular dan Tidak Menular

oleh -202 views

Gowa –  Kelurahan kalebajeng melalui puskesmas bajeng menggelar sosialisasi tentang pencegahan penyakit menular dan yang tidak menular, acara ini di selengarakan di kantor kelurahan kalebajeng kab Gowa Minggu (22/9/19).

Kegiatan sosialisasi masuk di hari kedua ,tentunya tetap dilaksanakan di kelurahan kelebajeng, Lurah kalebajeng bapak Saifuddin S.Sos. yang didampingi Oleh Ibu Ketua Kader PKK, Ibu Hj Asni, menghadirkan langsung pemateri dari (KAPUS) Kepala Puskesmas Pabbentengang kecamatan Bajeng, yaitu Bapak Imran S.kM.

Dalam sambutannya, Lurah Kebajeng Syaifuddin S. Sos. “bahwa, Kegiatan ini sengaja kami galangkan Agar Masyarakat bajeng kab Gowa khususnya kelurahan kalebajeng, dapat Paham dan mengerti tentang virus penularan penyakit, juga bisa membedakan yang tidak menular dan yang menular karna kami semua tau virus penularan penyakit dapat menyerang siapa saja,”cetusnya.

Tak lupa juga ibu Ketua kader PKK kelurahan kalebajeng Hj Asni, mengatakan, kami sangat mengapresiasikan kedatangn tamu-tamu, dan teruntuk kepada ibu-ibu kader, baik itu kader PKK dan Posyandu, dimana sudah dapat menyempatkan waktunya untuk datang menghadiri kegiatan ini, “kami sangat yakin kebersamaan selalu ada buat kami semua,”tutur Hj Asni .

Ditempat yang sama, dalam sambutan singkatnya selaku nara sumber yaitu: Kepala Puskesmas (KAPUS) Pabbentengang Imran S.Km. “bahwa Penyakit menular yang pertama adalah Tuberkolosis (TB) Penyakit yang disebabkan oleh virus ini sangatlah rentang tersentuh oleh kalangan semua usia,”ungkapnya.

Imran S.Km. Menembahkan sama hal jika seseorang mengalami gangguan buang air besar (BAB). Penyakit ini ditandai dengan BAB lebih dari tiga kali sehari, dengan konsistensi tinja cair, dan dapat disertai dengan darah dan atau lendir.

“Meski banyak orang menganggap diare adalah penyakit yang tidak berbahaya, nyatanya penyakit menular ini dapat berisiko menyebabkan kematian, terutama jika dialami pada balita. Diare menular melalui air, tanah, atau makanan yang terkontaminasi virus, bakteri, atau parasit,” tutur Kapus Pabbentengan.

Disisi lain menurut Kapus Pabbentengan ini, jika Tuberkoloca (TB) Penularan penyakit ini dapat dihindari jika seseorang rajin dan Rutin melakukan pengobatan sampau enam (6) bulan ,maka dapat dipastikan TB akan dapat sembuh,

Dia juga menambahkan jika seseorang terkena gigitan nyamauk deman berdarah antara lain, “nyamuk malaria merupakan gigitan nyamuk yang positif dapat tertular, cara penularan dari penyakit ini. Penderita malaria umumnya menunjukkan gejala demam, menggigil, berkeringat, nyeri otot, sakit kepala, disertai mual dan muntah muntah,”tuturnya .

Ditempat yang sama Imran juga menyampaikan sedikit dampak dari penyakit (TB) bahwa perlu diketahui tuberkulosis merupakan penyakit menular yang paling rentan merenggut nyawa. Tuberkulosis disebabkan oleh bakteri yang menyerang paru-paru, namun bakteri tersebut bisa juga menyerang bagian tubuh lain seperti tulang dan sendi, selaput otak (meningitis TB), kelenjar getah bening (TB kelenjar), dan selaput jantung. Bakteri ini ditularkan melalui udara saat penderita batuk atau bersin.

Pencegahan penyakit menular ini dapat dilakukan dengan mengenakan masker saat berada keramaian, terutama jika berinteraksi dengan pengidap TB, pastikan juga rumah Anda memiliki sirkulasi udara yang baik, misalnya sering membuka pintu dan jendela agar udara segar serta sinar matahari dapat masuk. Selain itu, TB juga dapat dicegah melalui pemberian vaksin BCG. (*)

loading...
loading...