Home / Indotimnews / Kelurahan Pannambungan Dapat Bantuan Program Bedah Rumah

Kelurahan Pannambungan Dapat Bantuan Program Bedah Rumah

Indotimnews– Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) menyatakan akan terus mendorong pemerintah daerah (pemda) di seluruh Indonesia untuk memberikan perhatian khusus pada masalah permukiman kumuh yang ada di daerahnya masing-masing,

Seperti halnya di Makassar tepatnya di kelurahan Pannambungan, Kecamatan Mariso mendapat bantuan program bedah rumah dari kementrian melalui dinas PU PR Provinsi Sulsel bekerja sama dengan dinas perumahan rakyat kota Makassar.

Bantuan bedah rumah adalah hasil dari upaya kerja keras Kepala kelurahan Pannambungan untuk kesejahteraan warganya yang ada di wilayahnya, di mana dari sekian kelurahan yang ada di kecamatan Mariso hanya Pannambungan yang mendapat bantuan program bedah rumah secara swadaya.

Hal ini terbukti sebagai bentuk kepedulian terhadap warganya, sekitar 46 warga yang ada di kelurahannya mendapat bantuan bedah rumah khususnya bagi yang kurang mampu. Kepala Kelurahan Pannambungan Agus Salim SH saat di konfirmasi awak media Senin (9/10/17)

mengatakan sekitar 46 warganya mendapatkan bantuan bedah rumah bagi warganya yang kurang mampu. Bantuan Bedah rumah yang di berikan berdasarkan dari hasil survey yang telah dilakukan oleh pihak pemerintah pusat melalui PU PR Prov Sulsel dan dinas PR kota Makassar.

” Bantuan yang di turunkan juga bervariasi sesuai kondisi kerusakan rumah seperti Atap Lantai dan dinding ( Aladin) dan dananya pun langsung di berikan ke warga yang mendapat bantuan tersebut. Pihak pemerintah atau kelurahan hanya membantu sebagai bentuk perhatian kepada warganya yang kurang mampu,” terangnya.

Agus Salim berharap dengan adanya bantuan dari kementerian PU PR kiranya bisa lebih baik ke depan dengan adanya program bedah rumah yang di naungi oleh dinas pekerjaan umum perumahan rakyat agar kota ku menjadi dua kali tambah baik. Pasalnya,

” selain dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum bantuan tersebut juga dapat meminimalisir munculnya kawasan-kawasan kumuh sehingga terwujud lingkungan hunian yang layak huni,” tutup Agus.

Laporan Fandi

loading...