Home / HUKRIM / Kepala Satpas SIM Daan Mogot : Tes Psikologi untuk Mengecek Kesehatan Rohani Serta Emosional Calon Pemegang SIM

Kepala Satpas SIM Daan Mogot : Tes Psikologi untuk Mengecek Kesehatan Rohani Serta Emosional Calon Pemegang SIM

JAKARTA– Satpas Surat Izin Mengemudi (SIM) Daan Mogot, Jakarta Barat melakukan simulasi untuk mengecek kesiapan sarana dan prasarana serta sumber daya manusia (SDM) dari lembaga psikologi, untuk pelaksanaan tes psikologi sebagai syarat pembuatan SIM.

“Kami berkoordinasi dengan lembaga psikologi. Kami melihat sistemnya, bisakah berjalan dengan baik atau tidak. Selain itu dilihat juga perangkat dan SDM, baik psikolog serta asesor,” ujar Kompol Fahri, Kepala Satpas SIM Daan Mogot, Kamis (21/6).

Menurut Kompol Fahri, tes psikologi berguna untuk mengecek kesehatan rohani serta emosional calon pemegang SIM. Aspek penilaiannya juga sudah diatur dalam di agenda Kapolri Nomor 9 Tahun 2012.

“Tes psikologi pembuatan SIM dilakukan untuk verifikasi umum menggunakan tertulis dengan cara manual. Tapi untuk kali ini kita meminta kepada lembaga psikologinya untuk membuat computerize. Jadi mengisinya dengan menginput jawaban dalam komputer,” jelasnya.

Fahri mengatakan, kebijakan tes psikologi berlaku untuk warga yang baru membuat SIM dan juga perpanjang. “Kita minta lokasinya itu berdekatan, baik dengan Satpas SIM keliling atau gerai SIM. Kalau tidak lulus, kita akan adakan remedial,” katanya.

Sementara Adi Sasongko Psikolog Andi Arta di Satpas SIM mengatakan, pihaknya menyusun 24 soal bagi pembuatan SIM baru dan 18 soal untuk perpanjang SIM. Untuk waktunya didesain satu soal ini 30 detik. “Sehingga 12 menit itu seharusnya bisa terselesaikan tapi kita kasih toleransi 3 menit sehingga totalnya 15 menit,” terangnya.

Adi mengungkapkan, untuk hasilnya bisa langsung diketahui oleh peserta tes. “Dari mulai pemohon datang, registrasi, psikotes dan sampai mengeluarkan sertifikat kelulusan psikotesnya diperkirakan 15 menit. Untuk biaya sebesar Rp 35 ribu,” tandasnya. (Dar)

loading...