Pasca pembakaran bus penumpang di Sumbawa, sopir diminta tak ugal-ugalan

oleh -160 views

IMG_20160510_235112Kota Bima,- Insiden pembakaran Bus SuryaKencana di Kabupaten Sumbawa Minggu 8 meei 2016 lalu,
menjadi peringatan bagi supir untuk lebih berhati-hati.
Diduga kuat massa yang mengamuk hingga merusak dan
membakar Bus, merupakan luapan emosi karena sejumlah sopir bus kerap menyetir secara ugal-ugalan, sehingga Bus kerap pula  menabrak pengendara lain.
Seperti yang terjadi Minggu kemarin di Kabupaten
Sumbawa, warga merusak dan membakar Bus Surya
Kencana lantaran menabrak pengendara lain.

Kasus pembakaran Bus di Kabupaten Sumbawa, juga pernah
terjadi sebelumnya. Bus Dunia Mas juga menjadi korban
pembakaran.

Kasus pembakaran bus angkutan antar kabupaten  tersebut, kini  menjadi perhatian Anggota DPRD Kota Bima.

Dedy Mawardi, selaku wakil rakyat daerah itu menilai,
peristiwa tersebut harus menjadi perhatian serius para
Supir Bus malam. Dirinya dari dulu, banyak menerima
keluhan warga soal aksi ugal – ugalan para Supir di jalan
raya.

“Nasib penumpang Bus itu ada ditangan sopir. Jika
supirnya masih ugal – ugalan dan tidak memikirkan
keselamatan penumpang, bukan tidak mungkin kasus
pembakaran Bus akan kembali terjadi,” ujarnya, Senin
(9/5).

Menurut dia, Sopir harus diberikan pembinaan oleh
Pemilik kendaraan, Organisasi Supir, bila perlu Dinas
terkait.

“Bukan persoalan soal bisa dan jam terbang
mengendarai kendaraan tersebut, tapi soal cara dan
etika, sehingga penumpang juga merasa aman dan
nyaman berada didalam kendaraan tersebut,” ucap legislator ini.
Ditegaskannya, apabila soal keamanan dan keselamatan penumpang
tidak dipikirkan, kepercayaan penumpang juga akan
hilang.

Politikus Partai Hanura tersebut juga meminta kepada penyedia
jasa angkutan tersebut untuk lebih tegas menerapkan
aturan bagi supir. Karena tidak menutup kemungkinan
juga Supir minum Miras dan memakai Narkoba saat
berkendara, dengan alasan, untuk menambah stamina.
Padahal hal itu sangat beresiko.

“Kalau merasakan ketidaknyamanan saat perjalanan,
penumpang bisa langsung melapor kepada pemilik Bus
tersebut,” tambahnya.

Laporan:Israt bima

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.