Keselamatan wartawan peliput unjuk rasa, Organisasi pers diminta susun keselamatanjurnalis

oleh -157 views

Indotimnews– Dewan Pers menyoroti aspek keselamatan wartawan ketika bertugas meliput demonstrasi, terutama yang mengandung seruan untuk menyerang media tertentu seperti yang terjadi pada 4 November 2016.

“Aksi 4 November lalu ada mobil dari media yang diserang dan beberapa wartawan juga dilecehkan. Publik seharusnya paham bahwa wartawan hanya bertugas melaporkan fakta untuk kepentingan masyarakat,” kata Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo, dalam diskusi bertema “Dilema Meliput Unjuk Rasa” di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Selasa.

Dia prihatin dengan munculnya ajakan kepada masyarakat untuk memusuhi wartawan, padahal masyarakat seharusnya mendapatkan dukungan wartawan.

Yosep mengajak publik memberikan ruang kemerdekaan pers bagi wartawan dan memahami bahwa awak pers bekerja untuk kepentingan publik.

Perlu diketahui pula bahwa wartawan dalam bekerja memperoleh perlindungan hukum. Apabila disudutkan oleh pihak tertentu dan kemudian tidak mendapatkan fakta peliputan, maka yang rugi adalah publik karena mendapatkan informasi yang tidak menyeluruh.

Untuk menanggapi situasi tersebut, Dewan Pers mengajak organisasi profesi kewartawanan untuk berinisiatif menyusun pedoman keselamatan jurnalis dalam meliput demonstrasi.

Berita: antaranews.com

loading...
loading...