Ketua Komite Bersama Warga Dan Para Orang Tua Siswa Gembok Pagar MTSN 2 Jeneponto

oleh -373 views

JENEPONTO– MTSN 2 Jeneponto Ditutup oleh Ketua Komite MTSN 2 Jeneponto H.Abd Rahim Bone,S.Ag bersama warga dan orang tua siswa dengan cara menggembok pagar sekolah MTSN 2 Jeneponto Senin, (3/02/2020) Pukul 02.00 wita Di Sekolah MTSN 2 jeneponto Lingkungan Mataere Kelurahan Tolo Kecamatan Kelara Kabupaten Jeneponto

Terjadinya penutupan Sekolah MTSN 2 Jeneponto disebabkan karna kebijakan Kepala Sekolah MTSN 2 Jeneponto H.Abd Rahman,S.Ag,MM sudah tidak sesuai dengan aturan dan semua kebijakan yang dikeluarkan tidak pernah ada penyampaian kepada ketua Komite serta Para guru maupun kepada orang tua siswa

Adapun kebijakan Kepala MTSN 2 Jeneponto yang dianggap menyalahi aturan sehingga Kepala sekolah MTSN 2 Jeneponto mengambil uang koperasi sebanyak Rp.50.000.000 ( lima puluh juta rupiah )dengan maksud untuk perbaikan ruang kelas sekolah MTSN 2 Jeneponto namun tidak ada penyampaian kepada ketua komite serta para guru sedangkan pembayarannya dibebabkan kepada semua guru yang akan diangsur selama 10 bulan dengan cara potong gaji serta siswa MTSN 2 Jeneponto yang berjumlah lebih 800 orang diwajibkan membayar uang sekolah sebanyak Rp.1.000 perhari dan kegiatan tersebut sudah berlangsung lama

Dalam peristiwa ini Sudah ada beberapa guru senior yang berpengalaman sudah pindah kesekolah lain disebabkan karna dianggap tidak sejalan dengan Kepala Sekolah MTSN 2 Jeneponto H.Abd.Rahman,S.Ag,MM

Ada sebanyak 5 guru akan menyedorkan permohonan Pindah sekolah apabila Kepala Sekolah tidak di ganti karna keLima guru tersebut sudah merasa resah dengan kebijakan kepala Sekolah MTSN 2 Jeneponto

Senin,3 Februari 2020 pukul 07.00 wita sekolah MTS N 2 Jeneponto di buka kembali oleh guru serta orang tua siswa,namun menurut Ketua Komite H.Abd .Rahim Bone,S.Ag mengatakan apabila Kepala Sekolah MTSN 2 Jeneponto tidak di ganti dalam waktu dekat maka dirinya bersama warga serta orang tua siswa akan menutup kembali sekolah MTSN 2 Jeneponto

Adapun tuntutan dari Ketua Komite bersama warga serta orang tua siswa
Mengatakan Kepala sekolah MTSN 2 Jeneponto H.Abd Rahman,S.Ag,MM untuk secepatnya di ganti Agar siswa melaksanakan Shalat Jumat Berjamaah di mesjid yang ada di Sekolah MTSN 2 Jeneponto setiap hari Jumat

sejak adanya uang pembayaran terhadap siswa sebesar Rp.1.000 / perhari maka banyak siswa MTSN 2 Jeneponto yang meminta pindah sekolah karna merasa tidak sanggup untuk membayar uang sekolah tiap hari

Terjadinya penutupan sekolah MTSN 2 Jeneponto oleh Ketua Komite bersama warga serta orang tua siswa disebabkan karena adanya beberapa kebijakan dari Kepala Sekolah MTSN 2 Jeneponto yang dianggap tidak sesuai dengan aturan dan sangat berlebihan karna semua kebijakan yang dikeluarkan tanpa dilakukan koordinasi dengan Ketua Komite,para guru serta orang tua siswa

Situasi Sekolah MTSN 2 Kabupaten Jeneponto untuk saat ini dalam keadaan aman dan kondusif dan proses belajar berjalan aman dan lancar(Rahmat Hidayat)

loading...
loading...