Home / EKOBIS / Ketua Pemuda dan Mahasiswa Batulotong: “Jangan biarkan nelayan dalam ketidakpastian”

Ketua Pemuda dan Mahasiswa Batulotong: “Jangan biarkan nelayan dalam ketidakpastian”

LUWU– Ketua Pemuda dan Mahasiswa Batulotong, Abd Aziz menyangkan sikap Kepala Desa Bantumatabing, Kecamatan Larompong, Kab. Luwu, dinilai dan diduga warganya, melakukan pungli dan pengrusakan serong (belat) terhadap nelayan yang memiliki alat sero/belat di laut.

Abd. Aziz mengatakan, tindakan yang dilakukan oknum kepala desa sangat merugikan nasib nelayan, pasalnya kades meminta retribusi kepada nelayan yang mempunyai alat tangkap sero/belat yang dianggap tidak memiliki kekuatan hukum.

“Kami sayangkan sikap kepala desa meminta retribusi kepada setiap nelayan yang memiliki serong (belat) dilaut, dengan alih peraturan desa yang belum disahkan,” ungkap Aziz kepada wartawan, Rabu (04/04/2018).

Sementara itu, Mantan Ketua PB IPMIL Raya Noldi Bemba, berharap kepada pihak kepolisian dapat menangani perkara dugaan pungli dan pengrusakan sero( belat) yang dilakukan kades tersebut.
Oleh karena itu mendesak pihak kepolisian Kab. Luwu agar segera mengusut tuntas pembongkaran paksa pengrusakan sero (belat) yang di duga di lakukan oleh pihak kepala desa buntu matabing, Kec. Larompong.

Meminta juga kepada kapolda SULSELBAR, agar memberikan teguran kepada pihak kepolisian karena di anggap lambat menangani kasus dugaan pungli dan pengrusakan sero(belat) yang ada di kab. Luwu, kec larompong Desa buntu matabing, tegas noldi bemba mantan ketua PB. IPMIL RAYA. (*)

loading...