Ketua PGRI Pangkep: tarapkan baca Alqur’an pada anak dalam menangkal bentuk kekerasan

oleh -132 views
Ketya PGRI Pangkep
Ketya PGRI Pangkep

Pangkep– ,Dengan maraknya terjadi bullying, (kekerasan), baik kekerasan seksual maupun pembunuhan terhadap siswa di berbagai daerah di Indonesia, menjadi perhatian utama dari Menteri Pendidikan, Anis Baswedan, sehingga perlunya membentuk Unit Anti Kekerasan di setiap sekolah.

Terkait dengan itu, H. Muhammad Akbar Parollei, MM. Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pangkep, yang di minta tanggapannya Sabtu (21/5) di ruang kerjanya mengatakan, salah satu yang harus di lakukan pada setiap sekolah, adalah pembinaan moral terhadap siswa, diantaranya menerapkan baca Al-qur’an bagi siswa yang beragama Islam pada setiap mulai belajar.

Selain itu, tatanan sikap bagi guru harus di perlihatkan kepada siswa sikap sopan santun, dengan menerapkan tiga S (Salam, Sapa dan Senyum).

Sekalipun Akbar Parollei mengakui bahwa Unit Pencegahan Kekerasan terhadap siswa sudah di lakukannya terhadap SMK I Pangkep, Sekolah yang di pimpinnya, sejak tiga tahun silam “Kami sudah melaksanakan sejak tiga tahun yang silam, soal unit pencegahan kekerasan terhadap siswa” ujarnya.

Termasuk untuk kalangan guru, tidak ada lagi cara-cara mengajar dengan sikap kekerasan terhadap siswa di sekolah, demikian juga bagi orang tua siswa, sangat tidak di perbolehkan selalu memukul anaknya,

“ Pernah ada siswa melaporkan kepada kami, bahwa bapaknya, selalu memukul dia, jadi kami memanggil orang tua siswa yang bersangkutan, dengan memberikan pengertian, dan dia sangat menyesal atas perbuatannya” ujarnya.

Akbar Parollei juga mengatakan, membina moral anak itu, perlunya ada kepedulian orang tua terhadap anaknya, apakah itu berupa sentuhan maupun kasih sayang, sebab banyak orang tua karena kesibukannya sehingga tidak ada rasa peduli terhadap anaknya, padahal anak itu sangat mengharapkan kasih sayang dari orang tuanya. (Herman Djide)

Editor : H. Sakkar Rauf

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.