Ketua RW se Kota Makassar Respon Adanya Pengaduan di Pemkot

oleh -320 views

Kantor-Walikota-Makassar-1

Makassar, — Pelatihan pelayanan publik dan pengaduan masyarakat bagi Rukun Warga (RW) yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, di hotel Dinasty, Jumat 21 November 2014, menuai respon positif dari sejumlah ketua RW.

Ketua RW 03, Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Tamalate, Muh Basri, mengatakan, pelatihan yang dilaksanakan menunjukkan keseriusan Walikota  dalam mewujudkan Makassar dua kali tambah baik.
RW sebagai ujung tombak keberhasilan sebuah pemerintahan perlu mendapatkan tambahan wawasan.

“Ini bentuk kepedulian Pemkot dalam meningkatkan wawasan RW-nya dan  harus dilaksanakan berkesinambungan,” kata Basri, Jumat 21 November 2014.

Hal senada juga disampaikan ketua RW 06, kelurahan Bonto Makkio, Kecamatan Rappocini,  Andi Mattentuang. Menurutnya, pembekalan sistem pengaduan masyarakat kepada RW merupakan langkah bijak Pemkot Makassar dalam menciptakan Pemerintahan yang profesional dan transaparan.

“Banyak sistem pengaduan yang ada saat ini, baik humas, ombudsman, ini harus dimamfaatkan dengan baik,” ujarnya.

Pelatihan yang digagas bagian Hubungan masyarakat (Humas) ini, dilaksanakan sebanyak Tiga tahap. Pertama dilaksanakan pada bulan Maret lalu. Tahap kedua dilaksanakan Kamis (20/11) dan ketiga pada hari ini, Jumat (21/11).

Kepala Bagian Humas, Tenri A. Palallo mengatakan, peserta pelatihan diberikan pengetahuan terkait dengan keterbukaan informasi publik dan pelayanan pengaduan masyarakat.

“Diberikan pemahaman terkait undang-undang dan hak warga negara serta  peran RW dalam memahami warganya. Ketua RW harus mengetahui kondisi lingkungannya. Jika ada masalah segera laporkan,” kata Tenri.

Peserta terdiri dari Tiga kecamatan, yakni Rappocini, Panakukkang dan Tallo. “Seluruh Kecamatan telah ikut serta dalam pelatihan tahap ketiga ini,” ungkapnya.

Hadir sebagai pemateri,  Ketua Ombudsman Makassar, Khudri Arsyad,   Akademisi, DR. Novanti Eny Dungga, Konsultan Pemberdayaan Masyarakat, Ruslan SH, Penggiat media, Mustawa Nur dan Pahir Halim. (HK/RG)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.