Kok, PT. Jasa Raharja Makassar Ogah Santuni Korban Lakalantas Pemilik BPJS?

oleh -154 views

IMG_20150312_222532Indotimnews.com—Sejumlah korban kecelakaan lalulintas (lakalantas), meregang kecewa dari kebijakan pihak Asuransi PT. Jasa Raharja Makassar yang tak mau santuni pengendara kendaraan bermotor (ranmor).
Misalnya, Rudy (48), korban lakalantas tabrak lari Sabtu 28 Februari 2015 lalu di Jalan Veteran Utara dan Jalan Alauddin. Kondisi korban lakalantas inipun terbilang fatal, karena mengalami cacat seumur hidup, jari kelingking kaki kanan mengalami patah.
Ketika keluargan Rudy melakukan komplai ke pihak PT. Jasa Raharja Makassar di Jalan Ratulangi, merekapun seakan terabaikan. Marten, selaku mewakili keluarga korban lalantas ini, merasa heran dengan penjelasan yang dipaparkan salahsatu staf kantor asuransi ini.
“Kalau sudah ditangani BPJS, pihak PT. Jasara Raharja tidak lagi mengeluarkan biaya. Nanti BPJS yang mengklaim ke Jasa Raharja,” ucap marten menjelaskan penjelasan dari pihak PT. Jasa Raharja, Jumat (13/3/2015).
Uniknya lagi kata Marten, korban lakalantas ini seyiap bulan melakukan pembayaran ke pihak BPJS. Karena itu ia mempertanyakan tanggungjawab PT. Jasa Raharja ke korban lakalantas.

Apalagi dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor yang dibayarkan tiap tahun tertera biaya Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalulintas Jalan (SWDKLLJ).
“Kata karyawan perusahaan asuransi ini, alasan ditolaknya komplai lakalantas ini karena ada MOU antara pihak BPJS dan PT. Jasa Raharja. Saat saya meminta perjanjian itu, staf kantor ini member jawaban MOU tersebut masih dalam tahap penggodokan,” tambah keluarga korban lakalantas tabrak lari tersebut.
Dikatakan, kebijakan tersebut menuai berbagai ketimpangan. Masyarakat pemilik kendaraan bermotor maupun peserta BPJS yang melakukan pembayaran atau iuran, terkesan dibodohi. Lalu kemana dana BPJS maupun asuransi PT. Jasa Raharja tersebut? (zul)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.