Kombes Pol Endy Sutendi: Kabar Pemerasan Oknum Perwira Sat Narkoba Polda Sulsel Tidak Benar

oleh -484 views

IMG_20140823_210601-1Makassar– Jika benar terjadi pemerasan yang dilakukan oknum US dengan pangkat Kompol, dalam penanganan kasus narkoba yang ditangani Satuan (Sat) narkoba Polda Sulsel, berarti citra kepolisian tercoreng lagi. Namun Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol. Endy Sutendi menampik kabar tersebut.

“Informasi yang berkembang terkait adanya suap puluhan juta tidak benar. Dir Narkoba akan berkordinasi dengan fungsi terkait menyelidiki info tersebut,” ucap Kabid Humas Polda Sulsel via telepoin selularnya, Sabtu (23/8/2014).

Seperti yang diberitakan sejumlah media, dugaan aksi pemerasan senilai Rp.35 juta itu bermula dari penggerebekan yang dilakukan Sat Narkoba Polda Sulsel di lakukan di salahsatu rumah kost di Jalan Abdulla Daeng Sirua, sabtu lalu 16 Agustus 2014.

Yang tertangkap tangan saat penggerebekan ini adalah Irsan Wijaya (38) warga Antang, Kecamatan Manggala, bersama rekannya Ridwan dan rekan wanitanya. dengan ditemukan barang bukti berupa lentingan ganja dalam tas ke dua rekannya itu.

Penangkapan itu juga diakui oleh Kombes Pol. Endy Stendi.”Pada saat itu betul saudara Irsan Wijaya Bin Daeng Jarre, ditangkap di TKP. Namun dilepas berdasarkan surat Perintah Pelepasan Tangkapan Nomor SP.Kap/149.6/VIII/2014/Dit Res Narkoba,” jelasnya.

Dikatakan, pemulangan Irsan Wijaya hari Kamis 22 Agustus 2014, dikarenakan tidaklah cukup bukti untuk dugaan suap tersebut. Artinya, pengakuan sejumlah pihak dengan nilai Rp.35 Juta, termasuk Haris, keluarga Irsan Wijaya diragukan kebenarannya.

“Jika terbukti ada oknum yang melakukan pemerasan, kami akan melakukan tindakan tegas dan patut mendapatkan sanksi yang tegas pula sesuai aturan yang berlaku,” cetus Endy Sutendi.

Sekedar menambahkan ke dua rekan Irsan masih dalam proses penahanan. (Zl)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.