Kombes Pol. M. Rahman: “Kalau semua layanan Regident di Samsat, lalu buat apa dibentuk atau ada Kasi BPKB, gak punya kerjaan dong dia”

oleh -390 views

IMG_20160523_234459Makassar– Sorotan publik di Makassar terkait rencana pengambil alihan proses Regisreasi dan Identifikasi kendaraan bermotor (Regident Ranmor) yang mengacu pada Peraturan Kapolri (Perkap) Tahun 2012, yang dianggap mengabaikan  Peraturan Presiden (Pepres) Nomor 5 tahun 2015 terkait proses regident satu atap (samsat). dijawab oleh Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Sulsel, Kombes Pol, M. Rahman.

Dalam rilis yang dikirim via watshapnya, Dirlantas Polda Sulsel menjelaskan, atensi Bapak Presiden adalah melakukan penyederhanaan pelayanan samsat, yang semula banyak loket disederhanakan menjadi 2 loket, yaitu loket pendaftaran, penetapan dan korektor serta loket pembayaran dan penyerahan.

“Asumsinya di samsat adalah pelayanan perpanjangan STNK 5 tahunan dan pengesahan tahunan yg dilaksanakan bersamaan dengan pembayaran pajak dan SWDKLLJ. Umumnya yang datang masyarakat langsung.  oleh sebab itu harus bisa dilayani secepatnya dan dalam waktu singkat,” papar M. Rahman, Senin malam (23/5).

Dikatakan, untuk  pelayanan BPKB, umumnya diurus oleh diealer atau biro jasanya, sehingga waktunya agak lama dan itu dianggap  tak masalah dan terpenting  terjamin keamanannya.

“Pada dasarnya jawaban dan uraian saya juga bisa dilihat dari struktur organisasi Polri, Regident Ranmor dibawah Kasubdit Regident,” jelasnya.

Terkait tanggung jawab unit layanan BPKB kata Jombes Pol. M. Rahman, merupakan tanggung jawab tugas kasi BPKB sementara tanggung jawab layanan STNK dan TNKB merupakan Tanggung jawab Kasi STNK.

“Kalau semua layanan Regident di Samsat, lalu buat apa dibentuk atau ada Kasi BPKB, gak punya kerjaan dong dia,” pungkasnya.

Editor: Zoel

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.