Kompol Marzuki dituding rampas tanah Almarhum Puang Sannang. Kok bisa yah?

oleh -183 views

Indotimnews– Pihak keluarga Almarhum Puang Sannang, menuding Wakil Kepala Kepolisian Resort (Wakapolres) Wajo, Kompol Marzuki menyerobot tanah milik ayah mereka.

Lokasi tanah yang dianggap diserobot oknum perwira ini, terletak di Pajjaiyang, Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanayya.

Hal itu terkuak, saat keluarga Almarhum, menggelar konfrensi pers, di Warkop 17, Jalan Toddopuli, Makassar, Jumat malam (24/2/17).

Salah satu keluarga pemilik tanah, Joel Prastika Bakri di depan awak media menjelaskan, tanah milik Maarzuki berdasarkan bukti surat kepemilikan di Persil 48.

“Kan aneh, letak tanah Almarhum yang jatuh pada anak sebagai ahli waris, berada di Persil 51. Artinya,penyerobotan ini melangkah 3 persil No.48 D1, Blok 148 Kohir No.983 C1 yang luasnya 100 meter persegi,” ucap Joel.

Dijelaskan ada dugaan pemalsuan tanda tangan yang dilakukan pihak Marzuki yakni Sopu Bin Bora dan Syamsiah Sopu yang masih suami isteri.

Secara gamblang, Joel juga menceritakan singkat riwayat gugatan dalam menerobos tanah milik Almarhum Puang Sannang.

“Selain syarat pemalsuan tandatangan ahli waris, karena keduanya merasa tak pernah bertanda tangan akta jual beli lahan yang dimaksudkan,” cetusnya.

“Marzukipuin pernah melaporkan klaim tanah yang dimiliki ke Polda Sulsel, namun sulit dibuktikan. Selanjutnya dengan kasus yang sama dilaporkan ke Polrestabes Makassar, lagi-lagi sulit dibuktikan hingga permasalahan ini ditutup,” papar Joel.

Karena tak terbukti laporan perampasan tanah ke Ahli waris Almarhum Puang Sannang di kepolisian, Marzuki kembali melaporkan hal tersebut ke Pengadilan Negeri Makassar.

Al hasil, Marzuki memenangkan persidangan dengan dalih bahwa pihak keluarga pemilik tanah tak pernah menghadiri persidangan.

Editor: Zul

loading...
loading...