Kota Makassar Dapat Jatah Pelatihan SDM di Singapura

oleh -390 views

IMG_20140903_192403-1Makassar– Pemerintah Kota Makassar, mendapat jatah 155 orang, untuk mengikuti pelatihan peningkatan sumber daya manusia, yang diselenggarakan Singapure Cooperation Enterpreise (SCE) dan Temasek Foundation.

Jumlah tersebut, terbesar pertama di Inodnesia, disusul Kota Bandung, sebanyak 60 orang. Makassar diberikan jatah terbesar, dengan alasan, Walikota Makassar, Danny Pomanto, memiliki kemampuan kepemimpinan yang baik dan dapat dipercaya.

“Kami melirik Makassar dan memberikan kesempatan, karena kami mempercayai Walikotanya, yang memiliki kemampuan leadership dan koordinasi yang baik” kata Stanley Lee, Direktur Temasek Foundation, di Hotel Aston, Jl. Sultan Hasanuddin, Rabu, (3/9/14).

Tidak hanya itu, Chief Executive Officer (CEO) SCE, Kong Wy Mun, menilai Makassar adalah kota besar di Indonesia, dengan laju pertumbuhan ekonomi tertinggi diatas rata-rata nasional. selain itu, Letak geografis Makassar sebagai pintu gerbang Indonesia Timur yang memiliki pusat perniagaan yang aktif.

“Makassar memiliki laju pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia. Memiliki master plan yang baik” Kata Kong Wy Mun.

Peserta Pelatihan ini terdiri dari utusan dari Satuan kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang memiliki kemampuan terbaik, tenaga ahli dan awak media. Tidak hanya itu, Walikota Danny, juga mengajak kabupaten Maros, Gowa dan Takalar untuk ikut mengirimkan utusannya.

“Kita undang Kabupaten terdekat, agar ikut belajar dalam pelatihan ini, untuk pengembangan konsep Mamminasata” Ungkap Danny.

Pelatihan ini terdiri dari Enam sesi, ada yang dilaksanakan di Makassar dan ada juga di Singapura. Tidak semua peserta mendapat program pelatihan ke Singapura. Ada yang hanya dilatih di Makassar, dengan mendatangkan tenaga ahli dari Singapura.

Program pelatihan meliputi konsep pengelolaan transportasi, pemungkiman, reklamasi, pengelolaan air bersih dan infrastrutur. Setelah mengikuti pelatihan, seluruh peserta akan diberikan tugas untuk mengaplikasikan ilmu yang didapatnya.

Pemkot Makassar maupun peserta pelatihan tidak mengeluarkan biaya dalam program ini. Seluruh fasilitas baik akomodasi, transportasi dan pemateri ahli, merupakan bantuan dari Temasek Foundation. Jika di Rupiahkan, mencapai 5 Milyar.

Menurut Danny, pelatihan ini akan memberikan dampak positif dalam pengembangan SDM aparatnya. program ini berdampak positif dalam mensukseskan Visinya dalam menjadikan Kota makassar menjadi kota dunia yang nyaman.

“Singapura adalah kota maju dalam infrastruktur. Kita akan banyak belajar dari Singapura, ini tentunya akan memberikan wawasan kepada peserta terkait konsep kota dunia” Kata mantan arsitek tata ruang ini.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi-selatan (Sulsel), Syahrul Yasin Limpo (SYL), mengapresiasi terobosan yang dilakukan Danny dalam mencari peluang kerjasama dengan negara asing.

Inovasi yang dilakukan Danny, memberikan jaminan dalam menjadikan Makassar menjadi lebih baik. “Untuk menjadikan Indonesia, Sulsel, Makassar menjadi lebih baik, dibutuhkan langkah besar dan itu telah dilakukan Walikota Makassar. Terima Kasih pak Wali” Kata SYL

Gubernur dua periode ini berharap, agar kedepannya program pelatihan ini dapat diikuti oleh seluruh Bupati dan Sekda di Sulsel. “Kalau perlu saya ajak seluruh Gubernur se-Indonesia ikut diprogram pelatihan ini, kan saya ketuanya” tutur SYL.g.(HK/RG)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.