KPJ: Forum Rektor Sangat Kontradiksi dan Lukai Hati Mahasiswa

oleh -3.161 views

IMG_20141115_224042Makassar– Enam rektor di Makassar yang tergabung dalam Forum Rektor, saat ini menjadi sorotan tajam aktivis kemahasiswaan yang tak henti melakukan perlawanan atas kebijakan pemerintah yang bakal menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Untuk itu, Koalisi Parlemen Jalanan (KPJ), menganggap pernyataan Forum Rektor atas dukungan kenaikan BBM pasca pertemuan dengan Wapres Jusuf Kalla, enam trektor tersebut memperlihatkan sikap tidak terpuji seorang dosen.

“Kami sangat mengecam dan mengutuk. Kendati demikian, kami akan tetap konsisten turun ke jalan sebagai bentuk protes kami akan kebikan tersebut,” ucap Hendriyanto, aktivis KPJ dalam siaran persnya yabg diterima media ini, Sabtu (15/11/2014).

Terkait dengan kerap terjadinya bentrokan dalam aksi unjuk rasa, menurut Hendrianto, merupakan ciri pergerakan mahasiswa yang rela mengorbankan waktu, bahkan darah sekalipun dalam membela hak-hak rakyat dari segala bentuk penindasan.

“Jangan jual kepala kami. Mahasiswa Makassar tetap kritis dan komitmen menolak kenaikan BBM, walaiu enam rektor sudah terkontaminasi dengan pemerintahan,” tambah Hendrianto.

Aktivis KPJ juga menganggap klaim enam rektor itu tidaklah benar. Bahkan ia menuntut Forum Rektor itu dibubarkan saja. Alasannya, tidak sama sekali mewakili sikap mahasiswa dan rakyat.

“Kami mengajak kawan-kawan untuk tetap turun kejalan secara masif dan boikot segala bentuk aktivitas rektor yang rugikan mahasiswa,” papar Hendrianto.

Inilah nama-nama rektor yang dianggap menghianati perjuangan mahasiswa Makassar.

1. Prof. Masrurah Mochtar (UMI)
2. DR. Irwan Akib (Unismuh)
3. Ptof DR. Saleh Pallu (Bosowa 45

4. Prof. Dwia Aristina (UNHAS)
5. Prof. Aries Munandar
6. Prof H.A Qadir Gassing (UIN)

Editor: Zulkifli

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.