KPPU duga harga BBM non subsidi dimainkan

oleh -217 views

images(4)Jakarta– PT Pertamina (Persero) diduga melakukan praktik kartel atau permainan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi jenis Pertamax dengan pesaingnya. Hal ini terlihat dari persaingan harga antara produk Pertamina, Shell dan Total yang sama sama tidak mau menurunkan harga kala minyak dunia anjlok.

Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Syarkawi Rauf mengatakan ketiga perusahaan tersebut diindikasikan bermain kartel harga. Pasalnya, ketiganya sama-sama saling menunggu untuk memutuskan kenaikan harga Pertamax apabila harga minyak dunia naik.

“Bahkan, salah satu petinggi Pertamina pernah menyebutkan Pertamina tidak akan menaikkan harga apabila Shell dan Total tidak ikut menaikkan harga. Artinya, mereka semua menunggu,” ujar dia kepada merdeka.com di Jakarta, Minggu (2/8).

Selain itu, Pertamina juga menahan harga Pertamax apabila harga minyak dunia tengah anjlok. Rauf menilai sikap tersebut yang sering dipermainkan para kartel harga.

“Ini kita indikasikan sebagai kartel harga Pertamax. Ada upaya Pertamina menahan harga pertamax,” kata dia.

(merdeka.com)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.