KPRI Pedati Sejahtera Raih Laba Kotor Sebesar Rp. 2, 703 Milyar Tahun 2014

oleh -164 views

RAT-Koperasi-Pedati-sejahtera-2015Indotimnews.com– -Koperasi Pegawai Republik Indone­sia (KPRI) “Pedati Sejahtera” Dispenda Sulawesi Selatan pada tahun buku 2014 berhasil mencatat Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp1.533.836.963,-. Besaran SHU tersebut diungkapkan Abd Malik Ibrahim, SH, saat membacakan laporan per­tanggungjawaban Badan Pengurus KPRI “Pedati Sejahtera”

Dispenda Sulsel tahun buku 2014 pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang diselenggarakan tanggal 02 Februari 2015 di aula Dispenda Sulsel Jalan Andi P.Pettarani Makassar.

Hadir dalam RAT ini, Kepala Dispenda Sulsel Drs. H. Tautoto T.R. selaku Pembina KPRI “Pedati Sejahtera”, dari Kadis Koperasi & UKM Sulsel, unsur Badan Pengu­rus, Badan Pengawas serta anggota KPRI “Pedati Sejahtera”. Dari himpunan laporan tahunan KPRI “Pedati Sejahtera” yang dibagikan kepada seluruh peserta RAT, diperoleh data bahwa perolehan pendapatan bidang-bidang usaha yang dikelola pada tahun 2014 seluruhnya mencapai Rp 2.703.898.850,- sebagai laba kotor dan pendapatan dari unit usaha simpan pinjam masih menjadi andalan dan memperoleh pendapatan sebesar Rp 2.441.172.400,-

Sedangkan pada tahun 2013,KPRI “Pedati Sejahtera” Dispenda Sulsel mencapai Rp 675 Juta,- sehingga SHU pada tahun 2013 ke Tahun 2014 mencapai peningkatan sebesar 127,11 persen sebesar Rp. 1.533 Milyar, hal dikatakan Ketua Koperasi KPRI Pedati Sejahtera Dispenda Sulsel, Abd Malik Ibrahim, di Makassar, Senin (02/02/2014).

Menurut Abd Malik Ibrahim, SH, KPRI “Pedati Sejahtera” Dispenda Sulsel, setiap tahunnya berupaya meningkatkan pelayanan kepada seluruh anggota. Selain usaha simpan-pinjam, KPRI “Pedati Sejahtera” juga terus mencari terobosan lain dalam meningkatkan permodalan serta hasil usahanya. Sementara itu,

Kepala Dispenda Sulsel, H. Tautoto, T.R pada kesempatan sama dalam sambutannya menyinggung tentang upaya peningkatan perkembangan Koperasi Pedati Sejahtera dimana setiap tahunnya mengalami peningkatan yang sangat menggembirakan terutama aset yang tahun 2013 tercatat sebesar Rp. 6,2 Milyar, dan Tahun 2014 ini telah mengalami peningkatan mencapai Rp. 9,3 Milyar yang naik sampai 49,17 persen.

Menurut Kepala Dispenda Sulsel ini, Koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional pada intinya bertujuan untuk mensejahterakan anggota khususnya dan masyarakat umumnya.

Kalau disimak dan dicermati, perkataan ini cukup indah didengar, namun kenyataannya ada beberapa Koperasi belum mampu mewujudkan perkataan tersebut diakibatkan oleh kekurang pedulian anggotanya terhadap Koperasi, katanya.

Dikemukakan, Rapat Anggota Tahunan Koperasi sebagai keputusan tertinggi di dalam wadah Ko­perasi, merupakan kegiatan yang wajib dilakukan pengurus untuk menyampaikan laporan pertang­gungjawaban kepada anggota atas hasil yang dicapai Koperasi selama tahun berjalan dan salah satu tugas pengurus adalah menyelenggarakan rapat ang­gota sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 25 tahun 2012 tentang Perkoperasian.

Kepala Dispenda Sulsel ini juga mengapresiasi kinerja pengurus yang sudah berupaya melakukan pengembangan KPRI “Pedati Sejahtera”, diantaranya telah berhasil meraih sejumlah Prestasi tingkat Provinsi dan Nasional selama ini. (ahmad)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.