Lagi, Aktivis GAM Unjuk Rasa Minta Penyidik Polda Sulsel Limpahkan Berkas Pembunuhan Sugianto

oleh -240 views

MAKASSAR– Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam gerakan aktivis mahasiswa (GAM) kembali melakukan Demonstrasi terkait kasus pembunuhan Alm. Sugianto di Polda Sulawesi selatan jln. Perintis kemerdekaan Kota Makassar (Senin, 28/9/2020)

 

GAM berunjuk rasa terkait belum dilimpahkannya berkas perkara kasus pembunuhan Alm. Sugianto di Kabupaten Bantaeng yang melibatkan empat orang oknum Polres Bantaeng (HA, KH, TR, NY) dan satu orang masyarakat sipil (AD).

Alm. Sugianto yang berumur 22 tahun dianiaya hingga meninggal dunia di Kabupaten Bantaeng pada tanggal 08 November 2019 lalu di dalam Poslantas Polres Bantaeng oleh lima orang yang kini sudah telah berstatus tersangka sejak tanggal 16 Juli 2020 sebagaimana yang tertuang dalam surat penetapan tersangka Nomor; B/574/VII/RES.1.6/2020/Krimum Polda Sul-sel.

Zulkifli selaku jenderal lapangan GAM dalam orasinya mengatakan bahwa Pihak penyidik polda Sul-Sel untuk segera melimpahkan berkas perkara tersangka kasus pembunuhan Alm. Sugianto ke kejaksaan tinggi (Kejati) sul-sel.

Ditempat yang sama Muh. Ilyas Panglim besar (PANGBES) GAM yang juga ikut berorasi bahwa kasus ini sudah menghampiri satu tahun ditangani Penyidik Ditkrimum Polda sul-sel namum sampai hari ini belum juga dilimpahkan Kepada Jaksa penuntut umum (JPU) Kejati Sul-Sel untuk diteliti berkas perkaranya.

“Kelima tersangka juga belum dilakukan penahanan dan masih menghirup udara segar, ini kasus pembunuhan yang mana kami anggap ada ketidakseriusan dari pihak penyidik polda sul-sel dan tidak profesional” Panglim besar GAM.

Kompol. Suprianto, S.ik Kasubdit. IV Ditkrimum Polda Sul-Sel selaku penyidik kasus kematian Alm. Sugianto menerima para aktivis GAM diruang SPKT Polda sul-sel mengatakan bahwa kasus ini masih terus berproses dan kami akan melakukan pemeriksaan kembali kepasa saksi-saksi dan gelar perkara khusus dalam waktu dekat ini.

Yah memang kami telah tetapkan lima orang tersangka namun Kami akan mendalami lagi kasus ini dan kami akan mengajukan otopsi persetujuan keluarga korban alm. sugianto untuk mengetahui penyebab kematiaanya dari saksi ahli. Ucap mantan Wakapolres Bantaeng ini.

Setelah mendengar penjelasan dari Kompol. Suprianto aktivis GAM berjanji akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas dan akan menyurat kepada Presiden, Kapolri, Komnas HAM dan Kompolnas di jakarta.

Adapun tuntutan GAM yakini, segera limpahkan berkas perkara Kasus pembunuhan Alm. Sugianto kepada Kejati Sul-sel, tangkap pelaku pembunuh Sugianto, jangan lindungi pelanggar HAM dan Kapolda Sul-Sel untuk segera mencopot Dir.reskrimum Polda Sulawesi selatan.

loading...
loading...