Home / DAERAH / Lagi, Pelaku Curanmor Diciduk Tim Aligator Sat Serse Polres Kukar

Lagi, Pelaku Curanmor Diciduk Tim Aligator Sat Serse Polres Kukar

KUKAR– Tim Alligator Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menangkap satu pencuri sepeda motor. Dia bernama berinisial AR (47) warga Desa Ulak Nanga, Desa Bakungan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Dari tangan AR, Tim Alligator mengamankan satu unit sepeda motor merek Yamaha Lexam KT 5083 CC.

Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Anwar Haidar, didampingi Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Damus Asa menerangkan, AR di tangkap Senin (20/5/2019) pagi, sekitar pukul 11.00 Wita, dirumah kakaknya di Jalan Danau Murung, Gang Mitra Rahmat, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong. Saat hendak AR diamankan, AR sedang mengasah parang di dapur. Sehingga Tim Alligator yang dipimpin Kanit Opsnal Iptu Aksaruddin terpaksa menodongkan senjata.

“Iya benar, waktu anggota mau menangkapnya, dia (AR) sedang mengasah parang. Jadi anggota terpaksa menodongkan senjata dan meminta pelaku untuk meletakkan parang tersebut di lantai,” jelas AKP Damus, Senin (20/05/2019) sore kemarin.

AR yang sadar bahwa keberadaanya di ketahui polisi, AR langsung ketakutan. Bahkan sembari meletakkan parang di tanganya, AR terkencing-kencing hingga membasahi celananya.

“Ada apa pak? Ada apa? Sepeda motor yang mana,” ucap AR saat di tanya petugas.

Masih tak mengaku, AR lalu di bawa ke Mapolres Kukar. Pasalnya dari hasil penyelidikan di lapangan, sepeda motor yang di curinya pada hari Jumat tanggal 17 Mei 2019 lalu di Jalan Aji Jaya Winata, Mangkuraja tersebut lebih dulu di temukan di Desa Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun.

“Waktu pelaku, kami perlihatkan sepeda motor itu, barulah dia mengakuinya,” kata AKP Damus.

Saat ini, tambah Kasat, AR sudah diamankan di Mapolres Kutai Kartanegara (Kukar) dan masih menjalani pemeriksaan. Sementara pemilik sepeda motor tersebut adalah Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar, Arfan Boma.

“Korban sudah melapor secara resmi tadi siang (Senin, Red) di SPK Polres Kukar. Untuk kasus ini masih kita kembangkan di lapangan,” terangnya Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Damus Asa.

Sementara itu, Arfan Boma menerangkan, waktu sepeda motornya di curi, dia sedang berada di Polres Kukar.

“Saat sepeda motor saya hilang, saya lagi ada urusan di Polres Kukar. Sementara sepeda motor itu terparkir di garasi dan masih ada kunci kontaknya tergantung,” kata Boma saat di temui.

Terpisah, AR mengaku terpaksa mencuri karena tidak memiliki pekerjaan lagi setelah menjalani masa hukuman di penjara selama 6 tahun (Residivis).

“Saya terpaksa mencuri, soalnya nggak ada kerjaan,” ucapnya AR.

Sepeda motor itu, di jual AR dengan harga Rp 2 juta di Desa Kedang Ipil. Uang hasil penjualan itu di akui AR, habis di gunakanya di Warung Kopi Pangku di Jalur 2 Tenggarong-Samarinda.

“Iya, saya pake uangnya di Kopi Pangku. Saya habiskan uang Rp 900 ribu disana untuk main perempuan dua kali, sisanya baru saya belikan handphone,” ungkap AR. (IS)

loading...