Lantaran pekerjaan proyek irigasi Balai Besar sungai dan rawa Sulsel, petani di Maros terancam gagal panen

oleh -201 views
Kondisi miris sawah di Maros (Mad)
Kondisi miris sawah di Maros (Mad)

Maros– Musim tanam padi tahap pertama telah selesai namun untuk musim tanam padi kedua kalinya mengalami kendala yaitu tidak mengalirnya air irigasi akibat adanya pengerjaan irigasi dari Proyek Balai Besar sungai dan rawa provinsi Sulawesi Selatan.
sehingga petani yang berada di kampung pakere, bonto, dan kampung banyong sawahnya mengalami kekeringan sehingga tanaman padi yang berumur kurang lebih 20 hari mengalami kekeringan.

Salah seorang petani warga kampung pakere ketika ditemui pada hari Jumat (20/5) mengatakan, tanaman padi yang kedua kalinya ini mengalami kekurangan air karena air dari irigasi ditutup dengan adanya pekerjaanproyek. Petanipun mencemaskan mana kala pekerjaan proyek tersebutberlangsung lama maka padi mereka terancam gagal panen.

Warga mengharapkan agar pemerintah setempat bersama pemborong atau kontraktor irigasi tersebut dapat mencari solusi agar air dapat mengalir secepatnya dan pekerjaan proyek pun tidak terhambat. (Syamsul)

Editor : Andi A effendy

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.