Lantaran Tahanan Kabur, 14 Polisi di Polres Balikpapan Diperiksa

oleh -172 views

images(2)Indotimnews.com– Seperti enggan belajar dari pengalaman, kasus kaburnya tahanan narkoba di Kota Minyak terus terulang. Entah apakah pengawasannya yang lemah atau oknum aparat yang kongkalikong. Namun hingga kini kasus ini terus terulang. Hal ini menjadi tamparan keras, di tengah sikap tegas pemerintah pusat yang mengeksekusi mati terpidana narkoba.

Terakhir, kasus tahanan kabur ini terjadi Senin (27/4) lalu dari ruang sel Mapolres Balikpapan. Sandi Yuda Pratama alias Baron (32) tersangka narkoba kabur setelah mengelabui petugas. Dia keluar tahanan secara menyelinap dengan pembesuk. Lantaran kecolongan, polres kini memperketat pengawasan pembesuk yang datang.

Kemarin (29/4), sebanyak delapan polisi mengawasi sekaligus memeriksa pembesuk tahanan. Pemandangan super ketat terlihat saat jam besuk dimulai pukul 14.30 Wita. Kedelapan polisi membagi ring penjagaan menjadi dua proses pemeriksaan. Biasanya hanya dua polisi yang berjaga.

Keluarga pembesuk terlihat mengantre, kemudian barang bawaan digeledah secara ketat lebih dari dua kali oleh petugas berbeda. Sesekali terdengar teriakan salah seorang petugas. “Tidak boleh lebih dari dua pembesuk yang masuk,” teriak petugas lantang.

Pantauan Kaltim Post, monitor CCTV di penjagaan terlihat sebagian tidak berfungsi. Salah satunya monitor di ruang tahanan. Keluarga pembesuk mengakui juga lebih ketat dibandingkan hari sebelumnya. “Alasannya karena ada tahanan yang kabur,” celetuk salah seorang pembesuk.

Diketahui kemarin, Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Balikpapan bersama Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Polda Kaltim telah memeriksa 14 petugas jaga yang tergabung dalam grup B yang piket saat kaburnya Baron.

Seluruhnya diperiksa di dua ruang berbeda, yaitu di ruang Tahti dan Propam. “Di ruang Propam ada sembilan petugas. Rencananya 60 hari dilakukan pemeriksaan,” beber salah seorang anggota Propam Polres Balikpapan.

Sementara itu, Kapolres Balikpapan, AKBP Andi Aziz Nizar belum bisa dimintai keterangan, lantaran masih menjalankan ibadah umrah. Sedangkan Wakapolres Balikpapan Kompol Brahmanti Agus Suyono yang diminta konfirmasi media ini, memilih tak berkomentar.

Terpisah, Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Fajar Setiawan yang sedang berada di Jakarta menyebut, kaburnya Baron murni kelalaian petugas jaga. Petugas disebutnya kurang cermat. “Dia (Baron) kabur bersama pembesuk dengan berganti baju menyelinap keluar,” tegasnya.

Fajar menambahkan, saat ini Sat Resnarkoba Polres Balikpapan bersama jajaran Satreskrim Polda Kaltim terus mengejar tersangka. Seluruh akses baik darat, udara, dan laut akan ditutup bagi Baron. “Kami menyelidiki kediaman tersangka, keluarga, dan menyebarkan daftar pencarian orang,” bebernya.

(Kaltimpost)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.