Home / Indotimnews / Lawan Persekongkolan Jahat Alfamart dimadapangga

Lawan Persekongkolan Jahat Alfamart dimadapangga

Oleh: Daeng Ichal

Masuknya raksasa ritel modern di suatu daerah tentu menjadi ancaman serius bagi pedagang konvensional.
Maka melihat permasalahan ini kami dengan tegas menyatakan sikap untuk menolak adanya Alfamart.

Kenapa demikian ? Bukan tanpa alasan, salah satunya kami menjelaskan bahwa ini akan menjadi masalah serius bagi persaingan pelaku usaha UKM

Salah satunya di wilayah kami kecamatan madapangga, Kab.Bima tepatnya di ujung timur desa bolo telah berdiri megah bangunan yang di canangkan untuk beroperasinya Alfamart. Tentu kami sebagai masyarakat kaget melihat hal ini karna sebelumnya tanpa ada koordinask ataupun sosialisasi yang dilakukan stakeholder terkait ke masyarakat, tiba-tiba kami mendengar gedung yang dibangun itu rencannya akan pakai untuk bangunan Alfamart

Sejalan dengan itu kami terus memantau rencana tersebut. Tepatnya tanggal 3 september pukul 18.52 barang-barang seperti papan nama sudah didatangkan dan di pasang serta bangunan sudah siap di isi dengan perlengkapan .

Disisi lain masuknya ritel modern tersebut justru sangat bertentangan dengan visi-misi pemerintah dalam mengembangkan usaha, lewat Badan Usaha Milik Desa (BUMdes), maka yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah daerah hari ini yakni mendorong pengembangan usaha lewat bantuan permodalan usaha mikro.

Kami melihat dengan adanya ritel modern hanya menguntungkan pihak tertentu saja yakni pemilik modal dan orang yang menyewakan gedung tanpa memikirkan efek daripada matinya usaha konvensional disekitarnya.

Dengan berdirinya Usaha ritel modern di desa telah melanggar UU Persaingan Usaha dan monopili pasar dimana “Persekongkolan atau konspirasi usaha adalah bentuk kerjasama yang dilakukan oleh pelaku usaha dengan pelaku usaha lain dengan maksud untuk menguasai pasar”

Maka merujuk pada permasalah tersebut dan melihat realitas dilapangan kami bersama seluruh masyarakat kecamatan madapangga menolak masuknya usaha ritel moder. Sekaligus mengecam kepada pelaku usaha yang menyediakan bangunan untuk ditempati itu dalam hal ini pemilik gedung karna telah bersekongkol dengan pihak alfamart untuk mematikan usaha masyarakat kecil.

Sebagai tindak lanjut dari permasalah tersebut, kami bersama masyarakat akan melakukan Advokasi penolakan operasi alfamart dengan melakukan demonstrasi besar-besaran sekaligus memboikot bangunan toko tersebut.

(Daeng Ichal-Presidium GEMPAR NTB – Gabungan Aktivis Peduli Rakyat)

Opini dari ketua FSMM (ilyasa alias aby oyank) : meminta pemerintah kabupaten agar melakukan koordinasi dgn pihak camat madapangga untuk transparansi terkait hadirnya alfamart diwilyah kec.madapangga karna tdk pernah ada sosialisasi sebelumnya.

Berhubung Ini ada dua lembaga yang mengkawal.

Penulis: Presidium GEMPAR NTB)
Ilyasa (Ketua FSMM – Forum solidaritas masyarakat madapangga)

loading...