Lembaga Ekonomic Institute Minta Pajak Progresif Dikaji Ulang

oleh -225 views

images(419)-1Makassar– Pemberlakuan pajak progresif di wilayah Kantor Samsar se Sulsel, terus menuai kritikan dari berbagai pihak. Kebijakan Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Sulsel ini seakan menjadi upaya pemaksaan.

Nah, menanggapi kebijakan yang dinilai sepihak ini, Lembaga Ekonomic Institute Makasaar, berharap agar pihak Dipenda Sulsel, meninjau kembali pemberlakuan pajak progresif tersebut.

“Kalau mengkaji kebijakan tersebut memang sangat merugikan pemilik mobil. Maslahnya, pajak progresif terkadang lebih tinggi dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB),” ucap DR. Bahktiar, Ketua Lembaga Ekonomic Institute, Rabu, (31/12/2014).

Anehnya lagi kata Bahktiar, tidak selayaknya kendaraan yang sudah tua dikenakan pula pajak progresif yang teramat mencekik itu.

“Tidak semua pemilik kendaraan roda empat dari kalangan mampu. Buktinya kendaraan bekas dan tuapun masih banyak. Melalui proses pembiayaan (cicil),” tambah Ketua Lembaga Ekonomic Institute.

Dijelaskan, sangat tidak etislah pemilik kendaraan tua yang masih proses leasing harus dikenakan biaya pajak progresif yang nilaiya tidak sedikit nilainya. (An)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.