LPA Sulsel berharap ada sekolah model dari pihak diknas untuk anak-anak yang putus sekolah dan bekerja

oleh -199 views

Indotimnews– Hingga saat ini anak-anak usia sekolah masih banyak yang bekerja. Baik itu sektoral formal maupun informal. Terutama yang bekerja di jalanan,anjal,pengemis dan pengamen. Sebagian besar dari mereka merupakan anak-anak putus sekolah karena keterbatasan ekonomi.

Inilah yang menjadi perhatian pihak LPA sulsel dan Dinas Pendidikan kota makassar untuk mengembalikan mereka ke bangku sekolah.

Ketua LPA Sulsel Fadiah Mahmud mengungkapkan, bahwa menjadi tanggungjawab semua pihak dan lintas sektoral.

Karenanya dia berharap pihak dinas pendidikan bisa berperan aktif dalam menangani masalah anak terutama dibidang pendidikan.

“Kita berharap adanya sekolah model dari pihak diknas untuk anak-anak yang putus sekolah dan bekerja,” ujarnya saat bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan Senin (20/2/17).

Menurutnya program tersebut sejalan dengan dengan program wajib belajar 12 tahun dan makassar sebagai kota layak anak.

Keinginan ini dari LPA Sulsel direspon baik oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Ismunandar.

Menurutnya apa yang diinginkan oleh LPA menjadi bagian program dari pemkot dan diknas dalam mewujudkan makassar 2x+lebih baik.

“Pihak diknas sendiri siap bekerjasama, termasuk membuat sekolah model,” ujarnya.

Dikatakan bahwa pihaknya sedang mengagas adanya sekolah terbuka untuk anak-anak yang bekerja, sehingga mereka bisa bekerja namun tetap bersekolah. Pada pertemuan tersebut pihak LPA juga menyampaikan rencana akasi penghapusan PRTA.

Laporan: Udin

loading...
loading...