LPMD UMI Gelar Lokakarya KKN

oleh -347 views

MAKASSAR– Kuliah Kerja Nyata (KKN) mencakup  dua hal yang harus dipenuhi, yaitu ada kuliah dan pengabdian kepada masyarakat.

Karena itu, bagaimana mengkombinasikan keduanya sehingga memenuhi persyaratan SKS, lebih efektif dan efisien dan program yang dilakukan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan pemerintah setempat,serta bagi mahasiswa itu sendiri.

Hal ini disampaikan Rektor UMI, Prof. Dr. Hj Masrurah Mokhtar, MA saat membuka Lokakarya Kuliah Kerja Nyata yang dilaksanakan Lembaga Pengabdian pada Masyarakat dan Dakwah (LPMD) Universitas Muslim Indonesia (UMI), (27/3) di aula kantor LP2S UMI, menara UMI Lt. 3.

Hadir Ketua LPMD UMI, Prof.Dr. H Salim Basalamah, SE,M,.Si., Sekretaris LPMD UMI, Drs. H. Abd. Rauf Assagaf, M.Pd ., Kapus Binaan Dr. Ir. Hj Netty Said, MS., Kapus KKN, Ir, Kadir Salim,MT., dan KTU LPMD UMI, Hj. Asni, SE

Ketua Umum Asosiasi Dosen Indonesia Sulsel ini menambahkan,  pelaksanaan program KKN merupakah wahana proses pematangan berpikir, mengembangkan dan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan mahasiswa, memiliki kepedulian, inovasi dan kemampuan untuk memecahkan masalah kemasyarakatan yang berbasis kompetensi, profesional, dan interdisipliner.

Pertanyaan kemudian, bagaimana evaluasi pelaksanaan KKN yang selama ini dilaksanakan, apakah sudah menyentuh kebutuhan masyarakat dan bagaiamana kesiapan mahasiswa kita.

“Harapan Saya, di lokakarya ini akan lahir rumusan strategis dan ide gagasan cemerlang untuk  mengatasi masalah  dari evaluasi pelaksanaan KKN yang dilaksanakan LPMD selama ini dan bagaimana mengembangkan sehingga program KKN betul-betul efektif dan efisien dan  dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan pemerintah setempat,” jelasnya.

Dikatakan, demikian juga mahasiswa, memberikan pengalaman bekerja dengan meng­aplikasikan ilmu dan teknologi di luar kampus.

Sementara itu, Ketua LPMD UMI, Prof.Dr. H Salim Basalamah melaporkan  pelaksanaan KKN di UMI berlangsung 1 (satu) bulan yang dialokasikan 2 (dua) kali dalam setahun sesuai dengan kalender akademik universitas, pelaksanaannya dilakukan setiap selesai ujian final semester berjalan. Jenis KKN UMI ada tiga model, yaitu KKN Reguler, KKN-PPMD dan KKN Profesi.

Sekretaris LPMD UMI, Drs. H. Abd. Rauf Assagaf, M.Pd yang didampingi KTU LMPD, Hj. Asni, SE menambahkan, kegiatan bahwa kegiatan yang dilaksanakan dua hari ini menghadirkan pembicara yang expert di bidangnya  dengan sessi penyampaian materi dan selanjutnya  sessi forum group discussion.

“Kegiatan ini diikuti peserta sebanyak 30 orang unsur Wakil Dekan I dan II  serta  pejabat dalam lingkup LMPD,” terangnya. (*)

loading...
loading...