Home / HUKRIM / LSM MAKAR Soroti Pembangunan Gedung DPRD Kabupaten Gowa. Tak sesuai RAB?

LSM MAKAR Soroti Pembangunan Gedung DPRD Kabupaten Gowa. Tak sesuai RAB?

Indotimnews– LSM Makar kembali mengkritisi pembangunan gedung kantor DPRD kabupaten Gowa dengan anggaran sebesar Rp. 3,8 Milyar.

Pasalnya, pekerjaannya yang diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Ketua Koalisi LSM Makar, Syafriadi Djaenaf, mengatakan sebagai LSM dia mewakili masyarakat agar pekerjaan pembangunan gedung DPRD kabupaten Gowa, harus sesuai dengan RAB.

“Jangan asal jadi saja yang bisa merugikan keuangan negara yang hasilnya tidak akan memuaskan,” tegasnya.

“Pembangunan kantor DPRD Gowa harus dimaksimalkan sebab masalah pembangunan kali ini kurang bagus kualitasnya, karena banyak yang tidak diganti,” ujar Syafiadi kepada sejumlah media, belum lama ini.

Syafriadi juga mengungkapkan contoh pada pemasangan batu yang sudah retak tetapi itu tidak diganti, seharusnya batu itu harus di ganti dan pada kuda- kudanya tampak juga tidak diganti.

“Seharusnya pembangunan itu disesuaikan dengan besteknya, mengacu kepada RAB. Jangan diabaikan begitu saja, jadi harus sesuai dengan konsep yang ada,” pungkasnya.

Anggaran sebesar Rp.3,8 milyar itu harus digunakan dan dimaksimalkan. Karena itu uang rakyat.

“Saya sebagai ketua Koalisi LSM Makar Indonesia, akan kawal khusus pembangunan ini, karena kantor DPRD itu adalah rumah rakyat dan saya sebagai wakil rakyat,” terang daeng Mangka sapaan akrabnya.

Katanya juga masyarakat Gowa harus mendapatkan fasilitas yang bagus dan nyaman pembangunanya karena yang dipakai untuk membangun itu adalah uang rakyat.

“Kalau memang dari pihak kontraktor merasa keberatan dengan pernyataan saya ini, silahkan kontraktornya munculkan itu yang namanya RAB,” tantangnya.

RAB ini harus dibuka, agar pembangunan kantor DPRD kabupaten Gowa, pekerjaanya dilakukan secara transparan dan akuntabel sehingga publik juga mengetahui.

“Dengan dibuatnya UU No. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) itu bertujuan jaminan hak bagi rakyat untuk mengetahui rencana, program, dan proses pembagunan,”ucapnya.

Sekedar diketahui pembangunan DPRD yang dikelola oleh PT Ario Anugerah Perkasa sebesar Rp. 3,9 milyar dikerjakan selama 120 hari dan sekarang ini tahap pekerjaannya baru 10%.

Laporan Fandi

loading...