Home / HUKRIM / Mahasiswa geruduk Mapolda Sulsel, minta tudingan geng motor ke mahasiswa korban penembakan segera dicabut

Mahasiswa geruduk Mapolda Sulsel, minta tudingan geng motor ke mahasiswa korban penembakan segera dicabut

Indotimnews– Puluhan Mahasiswa yang mengatasnamakan diri HPPMI Maros, geruduk Mapolda Sulsel, dengan berunjuk rasa atas insiden penembakan peluru karet terhadap Arialdi Kamal, mahasiswa Universitas Bosowa (Unisbos), belum lama ini di depan Kampus UMI, Jalan Urip Sumiharjo, Senin (9/10/17).

Aksi yang dikoordinatori Abdul Alim ini, memprotes tindakan refresip pihak kepolisian, Patmir Sabhara Polda Sulsel, atas penembakan yang mengenai punggung korbannya, saat membubarkan aksi balap liar geng motor.

“Penggunaan senjata yang mengakibatkan mahasiswa tertembak hanya karena pelanggaran kecil, merupakan bentuk arogansi dan diduga tak sesuai SOP yang melanggar Perkapolri No.8/2009 Pasal 47 tentang penggunaan senpi,” teriak Abdul Alim dalam orasinya.

Mahasiswa juga meminta, pernyataan Kabid Humas yang berstatemen di mas media, bahwa korban merupakan dan diduga anggota geng motor yang dibubarkan malam itu.

“Kami meminta kepolisian, melalui Kabid Humas untuk mencabut pernyataannya di media yang menyatakan korban anggota geng motor,” tegasnya.

Pengunjuk rasa juga berharap agar Kapolda Sulsel, memberi tindakan tegas pada oknum Anggota Patmor Sat Sabhara Polda Sulsel yang mengambil tindakan premanisme atas penembakan itu.

Nah, pengunjuk rasa juga mengancam jika tuntutan mereka tak dipenuhi, tetap akan melaksanakan aksi demonstrasi secara rutin dan meminta Kapolda Sulsel turun dari jabatannya.

Aksi protes inipun nampak terkawal ketat aparat kepolisian di depan Mapolda Sulsel. (*)

loading...