Mahasiswa Mamasa kecewa hasil pembangunan asrama, diduga ada penggelembungan

oleh -343 views

IMG_20150730_142944Makassar– hasil pembangunan asrama mahasiswa asal Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat dan fasilitasnya, dikeluhkan mahasiswa asal daerah tersebut.

Malah menurut aktivis mahasiswa dari wilayah tersebut, Pemkab mamasa dan Bupati Mamasa, H. Ramlan Badawa dinilai sejumlah mahasiswa mamasa yang sedang menuntut ilmu di kota ini.

“Diketahui bersama pembangunan asrama Mamasa yang terletak di Tamalanrea Makassar itu sangat mempermalukan sejaumlah mahasiswa. Inipun menuai pertanyaan besar. Disinyalir ingin membenturkan sejumlah mahasiswa dari berbagai daerah dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Mamasa,” jelas Tambrin, mahasiswa asal Kabupaten Mamasa yang kini menuntut ilmu di Universitas Bosowa, Kamis (30/7/2015).

Dijelaskan, dengan adanaya pembangunan asramah Mamasa dengan menelan anggaran sebesar Rp.920 juta, anggaran APBD tahun 2014, itu kemudian tidak sesuai dengan kesepakatan bersama yang akan di bangun satu lantai dengan 17 unit kamar.
“Kenyataannya di lapangan, hanya di bangun 14 unit itupun dalam satu kamar dibuat seandanya. Kami menduga ada mark up atau penggelembungan anggaran dan menyalahi bestek,” tambah Tambrin.

Ia beserta mahasiswa asal Mamasa juga mensinyalir yang mengerjakan pembangunan asrama adalah orang-orang suruhan bupati sendiri, sehingga mereka mengerjakan asal jadi dan tidak sesuai dengan jumlah kamar.

“Kami mengecam keras Pemkab Mamasa agar kiranya membangun ulang asrama tersebut. Jika pihak pemka tak merespon tanggpan kami maka kamipun akan turun kejalan dengan beberpah ratus mahasiswa yang ada makassar untuk menuntut Bupati Mamasa agar kira turun dari jabatannya,” jelas Tambrin.

Selaku generasi penerus Kabupaten Mamasa yang berdomisili di Kota Makassar, mahasiswa Universitas Bosowa 45 menggap ini jelas melanggar Undang-Undang RI nmor 31 tahun 1999 dan Undang-undang nmor 20 tahun 2014 tentang pemberantasan korupsi. (Zl)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.