Mahasiswa; Stop Destructive Fishing di Kepulauan Pangkep, tegakkan hukum!

oleh -265 views

Indotimnews– Sejumlah mahasiswa asal kepuluan pangkep berharap, agar pihak kepolisian, serius menanganai berbagai persoalan yang bisa merusak biota laut.

Tentunya, harapan mereka di tangan para penegak hukum, khususnya jajaran Polres Pangkep, mampu melakukan penegakan hukum terhadap upaya oknum yang hanya merusak keindahan laut di daerahnya.

Junaedi, salahsatu aktivis kemahasiswaan asal Kepulauan Sapuka, Pangkep, meminta pada parat kepolisian di wilayahnya, lebih proaktof melakukan pengawasan dan penindakan hukum, atas ulah oknum nelayan maupun pengusaha yang dapat merusak biota laut.

“Stop Destructive Fishing
Jaga Lautmu Atau Hancur, kami meminta komitmen penegakan hukum terhadap ulah para bajingan perusak laut itu, kami bosan melihat tingkah laku mereka dilautan yang terus mengeksploitasi laut. Kasihan nelayan kecil,” ucap Junaedi, Minggu (22/1/17).

Dikatakan, pesan moral inipun sudah pernah disampaikan ke pihak Kasat Polair Polres Pangkep, AKP. Ridwan Saenong, via pesan singkat Watshapnya WA.

Lanjut Aktivis ini, salahsatu anak di Kepulauan Pangkep, bahwa kepulauan yang terkenal dengan banyak memiliki pulau, sampai ada yang berbatasan dengan laut Flores, NTB, Bali dan Kalimantan, masih diwarnai aksi-aksi pengrusakan di laut.

“Tentunya ini akan menjadi tugas dan tantangan tersendiri kepolisian, untuk bekerja lebih serius dan aktif memerangi para perusak lautan demi menjaga kelestarian lingkungan laut Kabupaten Pangkep,” cetusnya

“Saya juga menantang pihak kepolisian untuk menangkap para nelayan nakal perusak laut di Liukang Tangaya dan Liukang Kalmas dimana pekerjaan mereka sudah menjadi rahasia umum yang di indikasi menggunakan bom dan bius,” tutur Junaedi.

Yang jelas, mahasiswa asal Kabupaten Kepulauan Pangkep ini, meminta pula Polres Pangkep, khususnya Kasat Polair Polres Pangkep, bisa memberangus segala bentik kejahatan di perairan Kepulauan Pangkep.

Editor: Zoel

loading...
loading...