Mahasiswa Unisbo kembali berunjukrasa kecam tindakan refresip kepolisian

oleh -167 views

IMG_20160504_164812Makassar– Rabu (5/5), siang, puluhan Mahasiswa Universitas Bosowa (Unisbo), Makassar, yang tergabung dala Aliansi Badan Eksekutif (BEM) se Unisbo, kembali turun jalan mengecam tindakan prefentif aparat kepolisian dalam mengamnkan aksi unjukrasa mahasiswa yang memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tanggal 2 Mei 2016 lalu, di bawah jembatan Flay Over.

Pasalnya, salahseorang, aktivis Mahasiswa Unisbo, mendapat perlakuan yang dianggap kasar oleh demonstran, saat menyuarakan aspirasi di depan kampus mereka.

Menurut Rahmat Hidayat, koordinator aksi dari Mimbar dalam orasinya, mengecam keras aksi aparat kepolisian yang dinilai melakukan pembungkaman terhadap demokrasi.

“Ingat menyampaikan aspirasi di depan umum, merupakan hak seluruh warga dan diatur dalam Undang-undang,”jelas Rahmat, dalam orasinya,

Semnetara itu, Saiful, Ketua BEM Fakultas hukum Unisbo, juga menyayangkan pengawaln yang dilakukan oleh aparat kepolisian di luar batas dan tindakan refresif tersebut mengarah pada tindakan kekerasan terhadap Muh Khalif, mahasiswa Unisbo.

Inilah tuntutan mahasiswa Unisbo pasca penganiayaan yang dialami salahsatu pengunjuk rasa:

  1. Memita pertanggungjawaban kapolda Sulsel atas isiden penganiayaan yang dilakukan oknum aparat kepolisian terhadap mahasiswa Unisbo Makassar.
  2. Mendesak kapolda Sulsel untuk menangkap oknum pelaku peganiayaan
  3. mencopot Kapolrestabes Makassar karena tidak mampu mengawal dengan baik aksi unjukrasa pada peringatan Hardiknas 2 mei 2006.

Editor: Malik

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.