Menghindar dari perselingkuhan dengan rekan kerja

oleh -343 views

images(2)Indotimnews.com– Jaman sekarang ini makin banyak cara bagi setan untuk menjebak manusia agar jatuh ke dalam perbuatan maksiat. Nggak di rumah, di jalan, maupun di tempat kerja, yang namanya setan selalu ngikut kemana langkah manusia berjalan. Nah, kali ini saya berbagi pesan kepada diri saya sendiri dan juga kepada pembaca blog ini agar berhati-hati menjalin keakraban dengan rekan kerja sekantor. Mengapa?

Karena dari keakraban tersebut sangat mungkin akan terjalin ikatan batin yang sulit dilepas. Rutinitas kerja yang mengharuskan ketemuan tiap hari menjadikan dua orang memiliki rasa saling tergantung. Kalau yang satu nggak masuk kerja, maka yang satunya lagi merasa kehilangan banget. Dia akan merasa susah menghadapi kerja seharian walaupun sebenarnya nggak ada problem kerja yang cukup berarti.

Lalu, siapa para pelaku perselingkuhan di kantor? Pada umumnya mereka adalah bapak-bapak paruh baya ataupun ibu-ibu muda yang sudah menikah, bahkan punya anak. Tapi nggak menutup kemungkinan kalau yang lajang berselingkuh dari pacarnya. Dan satu hal lagi, perselingkuhan nggak mengenal status. Mau gadis, janda, duda, perjaka, atau masih terikat pernikahan, semuanya bisa saja terjebak perselingkuhan.

Apa saja tanda-tanda atau gejala perilaku berselingkuh di kantor?

Gejala-gejala orang yang suka selingkuh di tempat kerja antara lain berikut ini. Yang pertama adalah hobi saling berkirim sms yang isinya basa-basi walau orang yang dikirimi sms sebenarnya ada di depan mata. Nah lho? Kalau pakai logika sih itu namanya buang-buang pulsa. Tapi namanya juga hubungan rahasia, jadi ya dibela-belaian komunikasi lewat sms walau sebenarnya bisa ngomong face to face.

Lalu tanda-tanda perselingkuhan yang kedua adalah suka dekat-dekatan waktu perjalanan keluar kota. Yang ini saya tahu sendiri di depan mata. Ketika ada event tertentu yang mengharuskan teman-teman sekantor naik kendaraan bersama, maka si pasangan yang diduga berselingkuh ini lengkeeeeeet kayak perangko. Duh, kalau nggak positive thinking sudah saya lempar dari pandangan mata.

Gejala berselingkuh dengan teman sekantor yang ketiga adalah pulang kerja larut malam walau sebenarnya nggak ada kegiatan penting di kantor. Nah, kalau sudah memasuki tahap yang satu ini, maka sudah masuk zona merah. Jam kerja sudah habis tapi masih betah ngobrol berduaan di kantor sampai malam. Udah gitu dilanjut jalan-jalan ke café lagi. Ini sih sudah benar-benar berselingkuh, bukan lagi sebuah gejala.

Next artikel saya akan bagi trik gimana caranya agar tidak terjebak berselingkuh dengan rekan kerja satu kantor. Tetaplah waspada…! Waspdalah…! Waspadalah…!

(Agus Wiscoyo)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.