Menteri Hukum dan HAM RI, Mengukuhkan Tim Verifikasi Uji Kelayakan Aplikasi Layanan Publik Kemenkumham

oleh -49 views

Gowa – Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Sungguminasa beserta jajaran mengikuti Kegiatan Pengukuhan Revolusi Digital Layanan Publik Kementerian Hukum dan HAM Tahun 2020 secara virtual.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Kerja Kalapas dengan tema “Layanan Publik Digital Kemenkumham, Menuju Indonesia Maju“, Senin (12/10/2020).

Sementara itu Dalam Sambutan’nya, Yasonna Laoly menyampaikan penerapan revolusi digital di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM RI mampu memberikan pelayanan yang efisien dan bermanfaat untuk masyarakat.

“Kita semua merasakan tekanan yang sangat berat, terutama untuk mencegah penyebaran Covid-19. Tetapi, pada saat yang sama harus tetap bekerja untuk melayani masyarakat dan melakukan tanggung jawab sesuai tugas dan fungsi yang dibebankan kepada Kemenkumham,” ucap Yasonna.

Lebih lanjut, Yasonna Laoly Menambahkan, Kemenkumham menjalankan program untuk mengatasi Covid-19 melalui aplikasi-aplikasi virtual dan kebijakan yang disebut birokrasi digital.

“Birokrasi digital yang dilaksanakan jajaran Kemenkumham tidak terbatas pada sistem kerja dari rumah (work from home) atau fasilitas presensi virtual, melainkan menjangkau sektor pelayanan publik di berbagai Direktorat Jenderal Kemenkumham,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Sungguminasa Melalui Ketua Tim Humas Resqi Irwansyah mengatakan, Kegiatan Pengukuhan Revolusi Digital Pelayanan Publik Kemenkumham ini mengangkat tema yaitu Layanan Publik Digital Kemenkumham Menuju Indonesia Maju dengan maksud terwujudnya penyederhanaan dan percepatan pemberian pelayanan publik di lingkungan kemenkumham, dan juga menjawab tantangan digitalisasi yang berkembang saat ini.

“Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan launching sistem satu data (SADA) dan launching logo Hari Dharma Karya Dika tahun 2020 yang diresmikan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM Bapak Yasonna Hamonangan Laoly,” Kata Resqi.

Lanjut, Resqi Menjelaskan, SADA merupakan suatu inovasi dari kemenkumham dalam mewujudkan e-governance di lingkungan kemenkumham. Hadirnya SADA diharapkan semua data di Kemenkumham dapat terintegrasi dan tidak terpencar pada aplikasi-aplikasi lain.

“Dengan hadirnya rekan-rekan media dan stakeholder lainnya diharapkan mampu menyebarluaskan informasi kepada masyarakat tentang hadirnya revolusi digital pelayanan publik di Kemenkumham dan telah dilaunchingnya SADA yang merupakan Sistem Satu Data,” jelas Resqi. (Fan)

loading...
loading...