Meski Seorang Diri, Aktivis ini Menggelar Unjuk Rasa di Depan Polres Bulukumba. Ini yang Dituntut!

oleh -241 views

BULUKUMBA– Mahasiswa Makassar asal Kabupaten Bulukumba, menggelar aksi unjuk rasa sendiri (Solkarir) dengan tak gunakan baju namun dipenuhi cat berwarna merah putih disekujur tubuh, di depan Kantor Polres Bulukumba Sulsel, Senin (30/4/18).

Aksi unjuk rasa yang di lakukan  mahasiswa Makassar yang diketahui nernama Muhammad Iqbal Nur, merupakan bentuk keprihatinan terhadap wakil rakyat yang selalu berkoar atas nama erkoar dan dianggapnya justru malah terkesan menghianati rakyat dengan mengedapankan kesenangan pribadi maupun golongan seperti pada indikasi korupsi perjalanan dinas tahun 2017 yang di anggap fiktif.

” Perjalanan dinas DPRD Bulukumba yang di ikuti 40 anggota DPRD juga ikut staf DPRD serta tenaga ahli fraksi menghabiskan Anggaran perjalanan dinas sekitar Rp.600 Juta, diduga kuat fiktif saat bimtek di semarang pada tanggal 13-16 April 2017 lalu,” teriak Iqbal dalam orasinya.

Menurutnya, pada saat itu, ada beberapa anggota DPRD yang berada di tempat lain karena mengikuti agenda partai maupun agenda lainnya.

“Dalam perjalanan dinas tersebut Di indikasikan telah melakukan tindak pidana korupsi yang melakukakan pelaporan fiktif perjalanan Dinas DRPD Kabupaten bulukumba dengan pemalsuan pertanggung jawaban penginpan hotel mewah di taksir seharga 5,7 juta. Namun di ketahui rombongan anggota DPRD hanya menginap di hotel murah yang seharga Rp600 ribuan di jakarata,” teriaknya dengan menggunakan mega phone.

Menurutnya, Indikasi korupsi perjalanan dinas DPRD Kabupaten bulukumba tahun 2017 saat ini sedang di tangani Tipikor Polres Bulukumba, namun terkesan lamban karena hingga saat ini belum di ketahui perkembangan penanganan kasusnya.

” Saya sampaikan, praktek tindak pidana korupsi penggunaan anggaran diduga fiktif maka di pastikan terdapat manipulasi data yang bukan hanya persoalan laporan fiktif penginapan hotel,” tambah Iqbal.

“Jadi tidak ada alasan Polres bulukumba untuk tidak menetapkan tersangka awal sebagai dasar pengembangan kasus tersebut,” tegasnya

Meski berunjuk rasa seorang diri, Iqbal juga membacakan tuntutan yang isinya:

1. Meminta Polres Bulukumba lebih proges dalam menuntaskan tindak pidana korupsi dan segera mungkin mengungkap kasus indikasi korupsi perjalanan Dinas DPRD Bulukumba 2017 tanpa memandang siapa dia dan apa jabatannya.

2. Mendesak Polres Bulukumba agar transparansi dalam penanganan perkara indikasi tindak pidana korupsi perjalanan dinas DPRD Bulukumba tahun 2017.

3. Jika tidak mempu mengungkap kasus indikasi korupsi perjalanan dinas DPRD Bulukumba tahun 2017 maka segera mungkin melimpahkan kasus tersebut ke POLDA Selawesi-selatan. (*)

loading...
loading...