Nah, Arus perlawanan penyelamat adat sudah memanas menentang pembahasan Ranperda LAD Gowa

oleh -128 views
ilistrasi
ilistrasi

Sungguminasa– Sekitar 80 orang yang tergabung dalam Aliansi Pemuda, Mahasisiwa dan Masyarakat Penyelamat Adat dan Budaya Gowa, melakukan unjukrasa menentang dialkukannya pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Lembaga Adat daerah (LAD), di DPRD kabupaten Gowa, Senin (4/4).

Aksi yang dipimpin Koordinator Lapangan (Korlap) Muslim meneriakkan penolakan pembahasan Ranperda LAD  untuk ditetapkan menjadi Peraturan daerah (Perda) Gowa.

Ini pernyataan sikapnya:

– Menolak keras pembentukan pansus oleh DPRD . Gowa tentang pembahasan Ranperda LAD Kabupaten Gowa
-Mendesak DPRD . Gowa agar tidak membahas Ranperda tentang LAD
-Ranperda ini justru akan mengikis pelestrian budaya yang akan menimbulkan konflik horizontal di masyarakat
-Apabila ranperda ini tetap akan dibahas oleh DPRD jangan salahkan apabila pengadilan rakyat akan berjalan
-Mendesak DPRD Gowa untuk bisa bersama-sama menandatangani penolakan Ranperda LAD Kabupaten Gowa

Usai membacakan pernyataan sikapnya, perwakilan pengunjuk rasa diterima di ruangan penerima aspirasi oleh tim penerima aspirasi yang dipimpin oleh Asriyadi Arasi. ST didampingi Kasim Sila. S.kom, Abd Rasak dan H. Fitriyadi.

Tim yang menerima  aspirasi menyatakan  akan meneruskan ke pimpinan DPRD untuk selanjutnya dibahas dalam Rapat Paripurna DPRD kabupaten Gowa.

laporan: Cilo

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.